Harga Pangan di Pasar Tradisional Alami Fluktuasi

Share

Sejumlah komoditas pangan pokok di pasar tradisional mencatatkan kenaikan harga pada Rabu (10/06/2026). Dilansir dari Bloombergtechnoz berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional, lonjakan harga terjadi pada beras kualitas super I, minyak goreng kemasan, cabai rawit merah, serta bawang merah dan bawang putih.

Kenaikan tipis dialami oleh beras kualitas super I sebesar 0,29 persen atau Rp50 menjadi Rp17.500 per kilogram (kg). Sebaliknya, mayoritas jenis beras lain terpantau stabil, seperti beras kualitas bawah I di angka Rp14.600 per kg dan kualitas bawah II senilai Rp14.450 per kg.

Beras kualitas medium I dan II juga bertahan masing-masing pada harga Rp16.200 dan Rp16.050 per kg, diikuti beras kualitas super II seharga Rp16.950 per kg. Selain beras, minyak goreng kemasan bermerek 1 naik 0,41 persen menjadi Rp24.150 per kg dan bermerek 2 naik 0,43 persen menjadi Rp23.300 per kg, sementara minyak goreng curah tetap Rp20.650 per kg.

Komoditas bumbu dapur menjadi sektor yang mengalami lonjakan paling signifikan hari ini. Harga rata-rata bawang merah ukuran sedang melonjak hingga 8,87 persen atau naik Rp4.550 menjadi Rp56.400 per kg, disusul bawang putih ukuran sedang yang naik 7,01 persen menjadi Rp41.200 per kg.

Berbeda dengan duo bawang, sektor cabai mayoritas justru mengalami penurunan harga yang cukup tajam. Satu-satunya jenis cabai yang naik hanya cabai rawit merah sebesar 0,8 persen menjadi Rp75.300 per kg, sedangkan cabai merah besar turun 2,1 persen menjadi Rp62.800 per kg dan cabai rawit hijau turun 4,36 persen menjadi Rp53.750 per kg.

Penurunan harga paling dalam di sektor hortikultura ini tercatat pada komoditas cabai merah keriting yang anjlok sebesar 5,26 persen hingga menyentuh angka Rp58.550 per kg. Tren penurunan ini juga diikuti oleh komoditas pangan utama lain di pasar tradisional.

Harga gula pasir lokal turun tipis 0,26 persen menjadi Rp19.100 per kg, sementara gula pasir premium tetap di angka Rp20.250 per kg. Penurunan harga kemudian berlanjut pada sektor peternakan secara merata.

Telur ayam ras segar tercatat turun 0,66 persen menjadi Rp30.200 per kg dan daging ayam ras segar menyusut 2,73 persen menjadi Rp37.350 per kg. Terakhir, daging sapi kualitas 1 turun 0,57 persen menjadi Rp148.200 per kg dan daging sapi kualitas 2 melorot 0,89 persen menjadi Rp139.500 per kg.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
nadia-fitria-ramadhani
Author