Konflik Teluk Picu Harga Minyak Brent Tembus 100 Dolar AS
Harga minyak mentah global jenis Brent melonjak hingga menembus level US$100,69 per barel pada Kamis (23/7/2026) menyusul eskalasi konflik militer antara Amerika Serikat dan Iran di kawasan Timur Tengah. Kenaikan signifikan ini memicu kekhawatiran gangguan pasokan energi global setelah serangan terhadap kapal tanker di Laut Merah dan pangkalan militer. Lonjakan harga energi tersebut memperkuat ekspektasi kenaikan suku bunga bank sentral karena risiko stagflasi dan inflasi global yang meningkat.
Kawasan Eropa dan Asia dinilai sebagai wilayah yang paling rentan terdampak oleh gangguan pasokan serta kenaikan biaya hidup akibat ketegangan di Teluk. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan bahwa pemerintah telah menyiapkan sejumlah skenario Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk mengantisipasi fluktuasi harga komoditas tersebut. Meski ruang fiskal menjadi lebih terbatas, pemerintah memastikan program prioritas dan subsidi energi tetap berjalan pada semester II-2026.
"Artinya sekarang, kalau balik lagi ke (harga di atas USD 100), ruangnya semakin terbatas aja, tapi nggak membahayakan," kata Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan.
Penegasan tersebut disampaikan guna merespons kekhawatiran atas fleksibilitas belanja negara. Purbaya menambahkan bahwa dampak utama kenaikan harga minyak ini lebih terasa pada kemampuan pemerintah dalam menambah alokasi belanja baru bagi kementerian, lembaga, maupun pemerintah daerah. Di sisi lain, ketegangan geopolitik ini juga dipicu oleh jatuhnya korban jiwa dari pihak militer Amerika Serikat. Presiden AS Donald Trump memberikan penghormatan kepada para prajurit yang gugur dalam rapat umum di Marietta, Georgia, pada Rabu (22/7/2026).
Insiden tersebut melibatkan Letnan Satu Tyler James Feehan dan tiga anggota militer lainnya yang tewas akibat serangan rudal Iran di Pangkalan Udara Muwaffaq Salti, Yordania. Feehan merupakan anggota Komando Pertahanan Udara dan Rudal Angkatan Darat ke-32 yang bermarkas di Fort Bragg, Carolina Utara.