Harga Emas Dunia 22 Mei 2026 Melemah ke Level US$ 4.537 per Troy Ons
Harga emas bergerak melemah pada perdagangan pagi ini. Langkah ini melanjutkan tren negatif setelah komoditas logam mulia tersebut finis di jalur merah pada perdagangan sebelumnya.
Dilansir dari Bloombergtechnoz, harga emas dunia di pasar spot berada di level US$ 4.537,1/troy ons pada Jumat (22/5/2026) pukul 07:46 WIB. Angka tersebut menunjukkan penurunan sebesar 0,13% jika dibandingkan dengan hari kemarin.
Pada perdagangan sehari sebelumnya, nilai aset ini juga mengalami koreksi tipis. Harga emas berkurang 0,1% menuju level US$ 4.542,9/troy ons.
Pergerakan harga emas saat ini berada dalam rentang yang sempit. Kondisi tersebut terjadi karena para pelaku pasar masih bersikap wait and see menunggu kabar terbaru dari kawasan Timur Tengah.
Investor sedang mengantisipasi kelanjutan dari proses perundingan damai antara Amerika Serikat (AS) dan Iran. Bloomberg News melaporkan bahwa pihak Teheran tengah mempelajari proposal terkini dari AS yang kabarnya sudah mendekati kesepakatan.
Namun, perkembangan lain menunjukkan Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei memberikan perintah untuk tidak mengirimkan uranium yang telah diolah mendekati level persenjataan ke luar negeri. Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump dilaporkan menolak inisiatif dari Iran dan Oman terkait pembuatan jalur permanen yang melintasi Selat Hormuz.
Informasi yang saling bertolak belakang tersebut mengindikasikan bahwa proses kesepakatan antara kedua belah pihak masih jauh. Investor melihat risiko lonjakan harga energi tetap tinggi karena situasi geopolitik di Timur Tengah belum akan membaik dalam waktu dekat.
Kondisi ini diperkirakan menyulitkan bank sentral di berbagai negara untuk menerapkan pelonggaran kebijakan moneter melalui pemotongan suku bunga acuan. Situasi suku bunga yang tertahan menjadi sentimen kurang menguntungkan bagi emas yang merupakan aset tanpa imbal hasil (non-yielding asset).
Berdasarkan analisis teknikal dengan perspektif harian (daily time frame), pergerakan emas terpantau masih berada di zona bearish. Indikator Relative Strength Index (RSI) 14 hari saat ini bertengger di angka 41, di mana posisi di bawah rentang 50 mengonfirmasi tren pelemahan aset.
Sementara itu, indikator Stochastic RSI 14 hari berada pada level 27. Posisi ini menunjukkan bahwa emas sedang menempati area jual (short) yang cukup kuat.
Peluang rebound bagi harga emas pada perdagangan hari ini masih terbuka setelah melewati titik pivot point di level US$ 4.533/troy ons. Target resisten terdekat berada pada posisi US$ 4.579/troy ons yang merupakan Moving Average (MA) 10.
Jika target tersebut berhasil ditembus, sasaran harga berikutnya diproyeksikan menuju US$ 4.604/troy ons. Untuk target paling optimis atau resisten terjauh berada di level US$ 4.660/troy ons.
Sebaliknya, jika harga emas berbalik melemah, level US$ 4.528/troy ons akan menjadi target support terdekat. Penembusan pada titik support ini berisiko menarik turun harga emas ke kisaran US$ 4.501 hingga US$ 4.494/troy ons, dengan target paling pesimistis atau support terjauh pada posisi US$ 4.409/troy ons.