Atlético Mineiro Tahan Bragantino di Arena MRV Sul-Americana

Share

Atlético Mineiro menjamu Red Bull Bragantino pada pertandingan leg kedua babak 16 besar Copa Sul-Americana di Arena MRV, Belo Horizonte, pada Rabu, 19 Agustus 2026, pukul 19.00 waktu setempat. Tuan rumah berbekal keunggulan agregat 1-0 setelah menang di leg pertama pada 12 Agustus 2026 lalu.

Aksi penyelamatan bertubi-tubi dari kiper Everson menjadi sorotan utama pendukung tuan rumah di babak pertama. Everson menggagalkan serangkaian peluang emas Bragantino sebelum Eric Ramires akhirnya membobol gawang Atlético di penghujung paruh pertama untuk menyamakan agregat menjadi 1-1.

Aksi gempuran tim tamu memicu reaksi para pendukung di media sosial yang mengkritik lemahnya pertahanan Atlético. Menjelang akhir babak pertama, performa Everson menjadi satu-satunya benteng yang menahan gempuran Bragantino.

"Saya menghitung ada TUJUH penyelamatan dari Everson sebelum gol Eric Ramires di akhir babak pertama. Saya tidak ingat satu pun penyelamatan dari Cleiton. Babak pertama yang buruk dari Galo," kata Roberto Gallo, pendukung Atlético di media sosial.

Tekanan bertubi-tubi tersebut memperlihatkan dominasi lini serang tim tamu sepanjang paruh pertama pertandingan. Lini belakang Atlético kerap kehilangan bola rebound di dalam kotak penalti.

"Kasihan Everson!" ujar Charlinho Ameno.

Kinerja kiper utama Atlético tersebut terus mendapat empati dari para pendukung yang menilai sang penjaga gawang berjuang sendirian di lini belakang. Pertahanan tuan rumah dianggap terlalu longgar dalam mengantisipasi bola muntah.

"Kasihan Everson tidak bisa menggendong begitu banyak pemain ceroboh," kata Livinha.

Proses terjadinya gol balasan Bragantino diawali dari kegagalan para pemain bertahan dalam menyapu bola di area penalti. Everson sempat menepis dua tembakan beruntun sebelum bola liar disambar oleh tim tamu.

"Everson menepis ke samping, tidak ada yang menyambut, Everson menepis ke depan, tidak ada yang menyambut, pemain lawan mengoper ke tengah area, tidak ada yang menyambut. Tim hanya menonton sampai kebobolan gol," kata Caio Nunes.

Statistik serangan Bragantino di paruh awal memperlihatkan intensitas tinggi yang dilancarkan anak asuh Vagner Mancini. Tuan rumah berulang kali tertekan di area pertahanan sendiri.

"Bragantino memang pantas mendapatkan gol itu dan jika bukan karena Everson skornya sudah 4-0," ujar André Gustavo.

Minimnya pergerakan dari para pemain bertahan Atlético saat mengantisipasi serangan balik menjadi penyebab utama terciptanya gol lawan. Kondisi ini memaksa Everson bekerja keras sendirian di bawah mistar.

"Everson sudah melakukan segalanya sementara pemain lainnya malah tertidur," kata Renata.

Pertandingan ini juga diwarnai sanksi kartu kuning untuk penyerang Atlético, Tomás Cuello, akibat pelanggaran di lini tengah pada akhir babak pertama. Wasit Maximiliano Ramírez memberi kartu kuning ketiga bagi Cuello di kompetisi ini, yang membuatnya harus absen akibat akumulasi kartu jika Atlético lolos ke babak perempat final.

Pelatih Eduardo Domínguez merombak susunan pemain utama Atlético akibat absennya Igor Gomes, Lyanco, Léo Duarte, Gustavo Scarpa, dan Hendel Índio karena cedera. Domínguez menurunkan Everson, Natanael, Ruan Tressoldi, Vitor Hugo, Renan Lodi, Maycon, Alan Franco, Victor Hugo, Tomás Cuello, Bernard, dan Reinier.

Sementara itu, pelatih Bragantino Vagner Mancini menurunkan formasi Cleiton, Agustin Sant’Anna, Pedro Henrique, Gustavo Marques, Juninho Capixaba, Gabriel, Rodriguinho, Lucas Barbosa, Herrera, Vinicinho, dan Isidro Pitta. Rekayasa lalu lintas juga diberlakukan Dinas Perhubungan Belo Horizonte di sekitar Arena MRV sejak pukul 15.00 waktu setempat untuk memfasilitasi akses para suporter.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
sheila-amara-zahra
Author