Harga Emas Antam 6 Juli 2026 Stagnan di Rp 2.670.000 per Gram
Harga emas Logam Mulia produksi PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTM) terpantau tidak mengalami perubahan pada perdagangan awal pekan ini. Dilansir dari Bloomberg Technoz, komoditas pelindung nilai tersebut bergerak stagnan.
Pada Senin (6/7/2026), harga emas Antam dipatok sebesar Rp 2.670.000 per gram. Nilai ini menunjukkan posisi yang sama persis jika dibandingkan dengan harga pada hari sebelumnya.
Kondisi serupa juga terjadi pada harga pembelian kembali atau buyback oleh Antam. Nilai buyback hari ini berada di level Rp 2.429.000 per gram, tidak bergeser dari posisi kemarin.
Berbeda dengan pasar domestik, harga emas di pasar internasional justru menunjukkan pergerakan positif pagi ini. Pada pukul 08:30 WIB, kontrak emas di pasar spot tercatat menguat 0,5% ke level US$ 4.190,25 per troy ons.
Apresiasi harga emas di tingkat global dipicu oleh ekspektasi pasar terhadap kebijakan suku bunga acuan yang diprediksi lebih terkelola. Sinyal kelesuan pada pasar tenaga kerja Amerika Serikat menjadi faktor utama di balik pergerakan tersebut.
Berdasarkan laporan US Bureau of Labor Statistics, perekonomian Amerika Serikat hanya mampu menciptakan 57.000 lapangan kerja non-pertanian (non-farm payroll) sepanjang Juni. Angka ini merosot tajam dari perolehan Mei yang mencapai 110.000 lapangan kerja.
Peluang Kenaikan Suku Bunga The Fed Menyusut
Pencapaian tersebut sekaligus menjadi catatan terendah dalam empat bulan terakhir. Kondisi pelemahan ini memicu proyeksi bahwa bank sentral Federal Reserve berpotensi menahan diri dari kebijakan menaikkan suku bunga acuan secara terburu-buru.
Data CME FedWatch menunjukkan bahwa probabilitas kenaikan suku bunga acuan dalam pertemuan The Fed pada 29 Juli mendatang kini melandai ke angka 21,9%. Angka ini menyusut dari posisi pekan lalu yang sempat menyentuh 29,9%.Sebagai aset yang tidak memberikan imbal hasil atau non-yielding asset, daya tarik emas cenderung melemah ketika suku bunga berada di level tinggi. Oleh karena itu, potensi pelonggaran kebijakan moneter menjadi katalis positif bagi penguatan harga emas global.