Harga Emas Antam 1 Juni 2026 Stagnan di Rp 2.799.000 Per Gram
Harga emas Logam Mulia produksi PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTM) terpantau tidak mengalami perubahan pada perdagangan hari ini. Seperti dikutip dari Bloombergtechnoz, harga emas Antam kini berada di posisi Rp 2.799.000 per gram pada Senin (1/6/2026).
Kondisi serupa juga terjadi pada harga pembelian kembali atau buyback oleh Antam. Nilai buyback ditetapkan sebesar Rp 2.609.000 per gram, sama dengan harga pada hari sebelumnya.
Sementara itu, pasar internasional justru menunjukkan tren penurunan untuk komoditas ini pada perdagangan pagi. Harga emas dunia di pasar spot merosot 0,15 persen ke level US$ 4.534,74 per troy ons pada pukul 08:05 WIB.
Ketahanan laju harga emas global ini terjadi bersamaan dengan melonjaknya harga minyak dunia. Pada pukul 08:06 WIB, minyak jenis brent tercatat melesat hingga 2,22 persen ke angka US$ 93,15 per barel.
Kenaikan harga minyak dipicu oleh meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah setelah Iran menyerang pangkalan militer Amerika Serikat (AS) di Kuwait akhir pekan lalu, meskipun kerusakan yang ditimbulkan tergolong minim. Di saat yang sama, Israel juga semakin mengintensifkan serangan terhadap kelompok Hizbullah di Lebanon.
Eskalasi konflik ini tetap terjadi di tengah bergulirnya kabar mengenai dialog perdamaian antara Amerika Serikat dan Iran, walau hasil dari pertemuan tersebut belum menemui kejelasan.
“Negosiasi AS-Iran masih menjadi perhatian utama pelaku pasar, dan akan menjadi sumber volatilitas. Risikonya adalah investor terlanjur terbuai dengan propaganda pemerintahan Presiden AS Donald Trump mengenai tercapainya kesepakatan, sedangkan di pihak Iran masih bersikeras mengenai sejumlah isu,”
Ujar Kyle Rodda, Analis Senior di Capital.com, seperti dikutip dari Bloomberg News.
Tingginya harga energi saat ini dinilai akan mempersulit bank sentral di berbagai negara untuk melonggarkan kebijakan moneter mereka. Potensi inflasi yang membayangi membuat penurunan suku bunga acuan menjadi terhambat, yang memberikan dampak kurang menguntungkan bagi emas sebagai aset tanpa imbal hasil.