Harga Emas Antam 1 Juli 2026 Turun Menjadi Rp 2.625.000 Per Gram
Harga emas batangan Logam Mulia yang diproduksi oleh PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTM) mengalami penurunan nilai pada sesi perdagangan tengah pekan.
Dikutip dari Bloomberg Technoz, harga emas Antam berada di angka Rp 2.625.000 per gram pada Rabu (1/7/2026). Nilai ini menunjukkan penurunan sebesar Rp 5.000 dari posisi hari sebelumnya.
Kondisi serupa terjadi pada harga pembelian kembali atau buyback oleh Antam yang kini ditetapkan sebesar Rp 2.320.000. Angka tersebut berkurang Rp 15.000 jika dibandingkan dengan perdagangan kemarin.
Pelemahan pada perdagangan dalam negeri ini tidak lepas dari pengaruh koreksi harga emas di pasar spot global. Kemarin, harga emas dunia ditutup pada level US$ 4.010,5.6 per troy ons, susut 0,14% dari bulan lalu.
Penurunan harga emas ini tercatat sudah berlangsung selama dua hari berturut-turut. Dalam kurun waktu dua hari tersebut, nilai komoditas ini sudah berkurang hampir 2%.
Pergerakan pasar saat ini sangat dipengaruhi oleh fokus para pelaku ekonomi terhadap situasi di Amerika Serikat (AS). Sejumlah data ekonomi dan bursa tenaga kerja di sana terpantau masih menunjukkan performa solid.
Laporan dari US Bureau of Labor Statistics menunjukkan jumlah lowongan kerja (job openings) pada Mei bertambah 9.000 menjadi 7,59 juta. Angka ini menjadi capaian tertinggi sepanjang tahun terakhir.
Kondisi pasar tenaga kerja yang tangguh memberikan sinyal bahwa ekonomi AS siap menghadapi potensi kenaikan suku bunga acuan. Kebijakan pengetatan ini diperkirakan akan diambil oleh bank sentral Federal Reserve.
Gubernur Kevin Warsh bersama jajaran pejabat bank sentral diproyeksikan bakal menaikkan Federal Funds Rate minimal satu kali pada tahun ini.
Situasi suku bunga yang tinggi cenderung menekan pergerakan emas. Sebagai aset yang tidak memberikan imbal hasil (non-yielding asset), emas menjadi kurang kompetitif bagi investor saat suku bunga meningkat.