Hainan Undang Delegasi Hong Kong Guna Tarik Modal Asing
Pemerintah Provinsi Hainan mengundang delegasi profesional media, anggota Dewan Legislatif, dan influencer asal Hong Kong untuk mengikuti tur media selama enam hari di Hainan yang dimulai pada Selasa, 9 Juni 2026. Langkah strategis tersebut bertujuan mempromosikan pencapaian Pelabuhan Perdagangan Bebas (FTP) Hainan kepada audiens global demi menarik modal asing.
Dilansir dari laporan chinadaily.com.cn, para peserta tur tersebut memiliki jangkauan kumulatif yang mencapai lebih dari 1 juta pengikut di berbagai platform media sosial seperti Instagram, YouTube, Facebook, dan TikTok. Saat acara peluncuran yang digelar di Haikou, Departemen Pariwisata, Kebudayaan, Radio, Film, dan Olahraga Provinsi Hainan mengangkat 10 peserta delegasi sebagai Duta Promosi Pariwisata Internasional Hainan 2026.
Berdasarkan data dari briefglance.com, Hainan mencatat lonjakan perusahaan penanaman modal asing sebesar 33,5 persen dalam 100 hari pertama operasi kepabeanan penuh. Nilai impor bebas tarif di wilayah tersebut juga dilaporkan mencapai hampir CNY 2,3 miliaran sejak Desember 2025 hingga April 2026.
Delegasi dijadwalkan mengunjungi sejumlah wilayah meliputi Qionghai, Wanning, Wenchang, dan Lingshui guna meninjau sektor pariwisata kelas atas, layanan modern, serta industri teknologi tinggi termasuk Kota Dirgantara Internasional Wenchang. Hubungan ekonomi antara kedua wilayah ini dinilai sangat erat karena Hong Kong menyumbang lebih dari 70 persen dari total investasi eksternal yang masuk ke Hainan.
Sementara itu, dalam aktivitas ekonomi paralel di ajang Bloomberg Invest Hong Kong 2026 pada Rabu, 10 Juni 2026, Chief Investment Officer (Global Equity) E Fund (Hong Kong), Jeff Li, turut memaparkan babak baru pertumbuhan pasar modal Tiongkok. Menurut pemaparan Jeff Li, pasar modal Tiongkok kini mengalami pergeseran dari sektor konsumsi ke sektor teknologi, ekspansi global, serta peningkatan mutu berkualitas tinggi.
"Pergeseran tersebut tidak terjadi di masa depan, melainkan telah berlangsung pada saat ini," ujar Jeff Li, Chief Investment Officer (Global Equity) E Fund (Hong Kong).
Guna menangkap peluang dari transformasi ini, perusahaan manajemen aset E Fund bekerja sama dengan Hong Kong Exchanges and Clearing Limited (HKEX) untuk meluncurkan ETF pertama yang melacak HKEX Tech 100 Index. Indeks tersebut mencakup 100 perusahaan teknologi terbesar di Hong Kong yang memenuhi syarat Stock Connect sehingga dapat diakses oleh para investor yang berada di Tiongkok daratan.
"E Fund memadukan perspektif global dengan pemahaman mendalam terhadap pasar lokal untuk membantu investor menemukan nilai jangka panjang di berbagai pasar," papar Jeff Li, Chief Investment Officer (Global Equity) E Fund (Hong Kong).
Melalui forum tersebut, pihak E Fund yang bertindak sebagai Presenting Sponsor memanfaatkan momentum untuk berdialog langsung dengan para investor global mengenai perubahan besar dalam lanskap investasi.