Gigi Dall’Igna Puji Kemenangan Marc Marquez di MotoGP Jerman 2026

Share

General Manager Ducati Corse Gigi Dall'Igna melontarkan pujian atas performa dominan Marc Marquez yang sukses memenangi balapan MotoGP Jerman 2026 di Sirkuit Sachsenring, seperti dilansir dari Detik Oto. Pebalap asal Spanyol tersebut menorehkan rekor kemenangan ke-10 di kelas MotoGP Sachsenring setelah merebut posisi start terdepan, memenangi sprint race, balapan utama, serta mencatatkan waktu putaran tercepat. Hasil tersebut memangkas jarak Marquez menjadi tinggal 18 poin dari puncak klasemen sementara, setelah sebelumnya sempat tertinggal hingga 102 poin pascabalapan di Mugello akibat pemulihan operasi saraf terjepit.

"Akhir pekan lalu benar-benar sempurna, dengan mahakarya lain dipersembahkan Marc dalam performa terbaiknya: pole position, kemenangan sprint ke-19, kemenangan GP dengan lap tercepat dan, terlebih lagi, memimpin dari awal hingga akhir pada hari Sabtu dan Minggu," tulis Dall'Igna, General Manager Ducati Corse.

Meskipun tidak mendampingi tim secara langsung di sirkuit, bos Ducati tersebut tetap mengamati jalannya balapan melalui komunikasi video. "Ia memimpin dengan gaya berkendara yang bersih dan cepat, sekaligus mengendalikan motor tanpa pernah berlebihan, stabil dan mantap seperti biasa: bakat seorang juara sejati yang tidak pernah berhenti menyempurnakan keahliannya, bahkan dengan gaya balap yang, sekilas, kurang spektakuler, tetapi dioptimalkan untuk melakukan apa yang dibutuhkan, kapan dibutuhkan, tanpa mengambil risiko yang tidak perlu, dan dengan keanggunan yang luar biasa," sambung Dall'Igna, General Manager Ducati Corse.

Kebangkitan pebalap Ducati Lenovo Team ini terlihat dari perolehan 119 poin dalam empat seri terakhir, dibandingkan hanya 57 poin pada empat balapan pembuka musim. "Saya teringat pada Marc yang tertinggal 102 poin dari pemimpin klasemen setelah Mugello. Masa pasca operasi berjalan sangat baik: motornya kembali prima di lintasan dan senyumnya kembali di pit – kami semua sangat gembira," tulis Dall'Igna, General Manager Ducati Corse.

Di sisi lain, performa impresif Marquez kontras dengan nasib sial yang menimpa dua pebalap Ducati lainnya, Alex Marquez dan Fabio di Giannantonio, yang gagal finis akibat terjatuh saat berada di barisan depan. "Sangat disayangkan Alex Marquez dan (Fabio) Diggia mengalami kecelakaan saat berada di posisi ke-2 dan ke-4: Alex adalah satu-satunya yang mampu mengimbangi saudaranya, sementara Fabio, meskipun startnya kurang sempurna, masih berpeluang meraih sesuatu yang signifikan di klasemen keseluruhan," kata Dall'Igna, General Manager Ducati Corse. Insiden dan perubahan posisi pada balapan ini membuat persaingan perebutan gelar juara dunia menjadi semakin ketat karena melibatkan lima pebalap teratas.

"Klasemen telah berubah drastis, dan Kejuaraan Dunia kembali terbuka lebar bagi semua pebalap top, dan bukan hanya mereka. Kami menghitung lima pesaing dengan selisih hanya 24 poin," kata Dall'Igna, General Manager Ducati Corse.

Dall'Igna menambahkan bahwa dinamika musim kompetisi kali ini masih sangat panjang dan penuh dengan ketidakpastian bagi seluruh pebalap. "Ini musim yang panjang, seperti yang selalu kami katakan, di mana apa pun bisa terjadi pada siapa pun, seperti yang telah kita lihat dengan jelas," ujar Dall'Igna, General Manager Ducati Corse. Menurutnya, kewaspadaan yang tinggi dan konsistensi performa hingga akhir musim menjadi faktor penentu utama dalam persaingan ketat tahun ini.

"Ya, sangat penting untuk tidak pernah menganggap remeh apa pun dan terus berjuang hingga akhir. Dan tahun ini, itu bahkan lebih penting," kata Dall'Igna, General Manager Ducati Corse.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
bram-adhitya-santoso
Author