Gempa Magnitudo 5,0 Guncang NTT 1 Warga Sikka Meninggal Dunia
Guncangan gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,0 menerjang wilayah Nusa Tenggara Timur pada Sabtu, 15 Agustus 2026, pukul 07.17 WITA. Peristiwa tersebut merusak bangunan publik serta mengakibatkan satu warga Kabupaten Sikka meninggal dunia.
Berdasarkan data United States Geological Survey yang dilansir dari databoks.katadata.co.id, pusat gempa berlokasi di laut pada jarak 65 kilometer arah Utara-Barat Laut Ende. Episentrum berada di kedalaman 10 kilometer dengan koordinat -8.3348 Lintang Selatan dan 121.359 Bujur Timur.
USGS mencatat guncangan berada pada kategori sedang yang umumnya dirasakan masyarakat namun berpotensi memicu kerusakan skala ringan. Lembaga tersebut memastikan peristiwa gempa ini tidak memicu potensi tsunami, meski warga diimbau tetap waspada terhadap ancaman gempa susulan.
Laporan Tirto membeberkan guncangan kuat dirasakan meluas hingga kawasan Flores seperti Mbay, Borong, Ruteng, Ende, dan Maumere. Kepanikan melanda warga pesisir Kabupaten Sikka yang berhamburan mengungsi ke tempat lebih tinggi.
Dampak guncangan merusak rumah warga dan fasilitas umum, termasuk kerusakan berat pada ruang tunggu Pelabuhan L.Say Maumere. Seorang penumpang kapal bernama Bernadus Muda (66) dilaporkan meninggal dunia di lokasi pelabuhan tersebut saat gempa terjadi.
Tim SAR gabungan telah megevakuasi jasad korban menuju RSUD Tc Hillers Maumere. Kondisi di RSUD Maumere sendiri memaksa ratusan pasien beserta tenaga kesehatan mengungsi ke halaman luar bangunan.
Dampak lanjutan berupa pemadaman aliran listrik meluas ke seluruh wilayah Kota Maumere satu jam pascagempa.
"Pemadaman tidak hanya terjadi di tempat tinggal kami tetapi serentak Kota Maumere dan sekitarnya," ungkap Agustinus Melky, seorang warga setempat.
Pemadaman listrik massal tersebut menyulitkan warga yang hendak mengisi daya baterai ponsel untuk menghubungi kerabat keluarga mereka.