Florentino Perez Kembali Terpilih Sebagai Presiden Real Madrid
Florentino Perez kembali memimpin klub raksasa Spanyol, Real Madrid, setelah memenangkan pemilihan presiden klub yang berlangsung pada Minggu (7/6/2026) waktu setempat, seperti dilansir dari Bola.
Kemenangan pria berusia 79 tahun tersebut mengakhiri penantian panjang publik Santiago Bernabeu karena pemilihan kali ini akhirnya menghadirkan lebih dari satu kandidat sejak terakhir kali terjadi pada 2006.
Perez mengumumkan kemenangan tersebut saat berpidato di sebuah hotel dekat Stadion Bernabeu, sementara pesaingnya yang berusia 37 tahun, Enrique Riquelme, langsung mengakui kekalahan dan memberikan ucapan selamat.
"Kita meraih hasil terbaik kedua dalam sejarah pemilihan Real Madrid," kata Perez.
Pihak manajemen Real Madrid sendiri hingga kini belum mengumumkan jumlah suara resmi yang diperoleh oleh masing-masing kandidat dalam pemilu ini.
"Ini hasil yang luar biasa. Hari ini Real Madrid yang menang. Kita telah menunjukkan contoh demokrasi kepada dunia. Kami akan terus bekerja agar Real Madrid terus memenangkan trofi. Saya ingin berterima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi. Bersama-sama, masih banyak sejarah yang bisa kami ciptakan," tutur Perez.
Perez tercatat telah menjabat sebagai presiden Real Madrid sejak 2009, setelah sebelumnya juga sempat memimpin klub berjuluk Los Blancos tersebut pada periode tahun 2000 hingga 2006.
Selama periode kepemimpinannya, Real Madrid menikmati salah satu era paling sukses dengan raihan tujuh gelar Liga Champions, termasuk pada 2022 dan 2024, serta tujuh trofi domestik La Liga.
Pemungutan suara ini digelar setelah masa kampanye selama dua pekan yang bermula dari keputusan mendadak Perez untuk mempercepat pelaksanaan pemilihan presiden.
Langkah mempercepat pemilu tersebut dinilai sebagai upaya untuk memperoleh kembali dukungan anggota klub setelah Madrid menjalani dua musim berturut-turut tanpa meraih trofi utama.
Sebelum pemilihan ini, Perez selalu terpilih tanpa adanya lawan tanding pada pemilihan tahun 2009, 2013, 2017, 2021, dan 2025.
Menjelang pemungutan suara, Perez sempat menjanjikan kembalinya Jose Mourinho sebagai pelatih, kedatangan Ibrahima Konate serta Denzel Dumfries, hingga tawaran lebih dari 150 juta euro untuk penyerang berstatus "Galactico".
Di sisi lain, Riquelme selaku pebisnis muda menawarkan arah berbeda dengan rencana memboyong Jurgen Klopp serta mencoba merekrut dua bintang Manchester City, Erling Haaland dan Rodri.
Perez juga telah mengungkapkan rencana berikutnya untuk menjual lima persen saham Real Madrid kepada investor eksternal yang harus disetujui anggota klub melalui pemungutan suara terpisah.
Rencana penjualan saham ini menjadi salah satu alasan utama Riquelme maju sebagai penantang karena ia menegaskan garis merahnya adalah menentang penjualan klub.
"Saya ingin mengucapkan selamat kepada pencalonan Florentino Perez atas kemenangan ini," ujar Riquelme, di luar markas kampanyenya.
Riquelme juga menyampaikan apresiasi kepada para anggota klub yang telah menyuarakan hak pilih mereka dalam persaingan langsung pertama setelah 20 tahun.
"Saya juga ingin berterima kasih kepada seluruh anggota yang telah mendengarkan kami dan memahami pentingnya memberikan suara setelah 20 tahun. Garis merah kami adalah menentang penjualan klub. Kami tahu bahwa Real Madrid tidak untuk dijual," tambahnya.