Budapest Gelar Final Liga Champions 2026 di Tengah Pengamanan Ketat

Share

Pertandingan final Liga Champions UEFA 2026 yang mempertemukan Paris Saint-Germain (PSG) dan Arsenal akan diselenggarakan di Stadion Puskas Ferenc, Budapest, Hungaria, pada Sabtu, 30 Mei 2026.

Dilansir dari rtl.hu, ini menjadi momen pertama dalam sejarah kompetisi sejak tahun 1955 di mana Hungaria terpilih sebagai tuan rumah laga puncak antarklub tertinggi Eropa tersebut.

Menjelang pertandingan besar ini, kepolisian setempat mengambil serangkaian tindakan tegas terhadap sejumlah suporter dan warga asing yang memicu keributan di wilayah Budapest.

Berdasarkan laporan kepolisian Budapest melalui situs police.hu, aparat mengamankan dua warga negara Portugal dan satu warga Inggris akibat terlibat perkelahian di gerbang Festival Champions sekitar pukul 16.00 waktu setempat.

Tindakan kriminal lain juga terjadi ketika seorang pria berkebangsaan Inggris ditangkap di Jalan Wesselényi setelah memanjat dan merusak atap mobil yang sedang diparkir.

Kerusuhan suporter pecah selepas tengah malam di Jalan Király saat sekelompok pendukung menyalakan dan melempar kembang api asap serta terlibat baku hantam massal.

Pihak berwajib saat ini tengah menganalisis rekaman kamera pengawas untuk mengidentifikasi para pelaku yang terlibat dalam tindakan vandalisme kelompok tersebut.

Selain masalah keamanan, kepolisian juga membawa seorang perempuan mabuk yang berstatus buronan pelanggaran administratif ke rumah sakit, serta menangkap buronan lain di Alun-alun Liszt Ferenc.

Kaca depan sebuah taksi di Jalan Rumbach Sebestyén dilaporkan retak setelah dilempar botol oleh pelaku yang hingga kini masih diselidiki polisi.

Di atas lapangan, pertandingan ini mempertemukan PSG sebagai juara bertahan melawan Arsenal yang mengincar trofi Liga Champions pertama mereka sepanjang sejarah klub.

PSG melaju ke final setelah mengalahkan Bayern Munchen dengan agregat tipis dalam laga semifinal yang ketat, termasuk kemenangan 5-4 pada leg pertama.

Arsenal mencapai final kedua sepanjang sejarah mereka setelah menyapu bersih delapan laga fase liga dan menyingkirkan Atletico Madrid di semifinal dengan agregat 2-1.

Berdasarkan simulasi superkomputer Opta dari 10.000 pertandingan, PSG memiliki peluang 56 persen untuk mempertahankan gelar, sedangkan Arsenal mengantongi peluang 44 persen.

Model simulasi tersebut menunjukkan probabilitas kemenangan PSG dalam waktu normal sebesar 43,5 persen, Arsenal 29,7 persen, dan sisanya berakhir dengan babak perpanjangan waktu.

Laga ini dipimpin oleh komentator Gundel Takács Gábor dan pakar Hrutka János, serta disiarkan secara langsung melalui saluran televisi RTL dan platform online RTL+ Premium.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
gilang-permana-putra
Author