Fiat Hentikan Impor Mobil Listrik ke Australia

Share

Produsen otomotif asal Italia, Fiat, menghentikan kegiatan impor mobil penumpang ke Australia akibat tingginya persaingan dari produsen kendaraan asal China. Dilansir dari Detik Oto, langkah tersebut berdampak pada penghentian pasokan model hatchback listrik Fiat 500e dan Abarth 500e ke pasar Negeri Kanguru.

Tekanan persaingan membuat angka penjualan Fiat merosot tajam. Sepanjang tahun ini, merek di bawah naungan Stellantis tersebut hanya mencatatkan penjualan sebanyak 144 unit di Australia, dengan angka penjualan bulan lalu hanya mencapai 13 unit.

Kinerja penjualan Fiat tersebut bahkan berada di bawah pencapaian merek mobil mewah seperti Ferrari dan Lamborghini. Sebagai langkah menghabiskan sisa stok, harga Abarth 500e yang diluncurkan pada 2024 seharga 64.000 AUD kini dipangkas sebesar 20.000 AUD.

Merespons situasi tersebut, perwakilan manajemen memberikan penjelasan mengenai strategi perusahaan di wilayah tersebut.

"Sebagai bagian dari perencanaan dan proses yang sedang berlangsung di Stellantis Australia, ketersediaan model tertentu dapat berubah seiring waktu, sembari mengevaluasi permintaan dari pasar sekaligus kesempatan di masa depan," ungkap salah seorang juru bicara Stellantis.

Pihak produsen menegaskan penyesuaian model tidak menandai penutupan total lini bisnis mereka di pasar lokal.

"Kami masih fokus untuk membawa mobil sesuai dengan kebutuhan konsumen di Australia. Berdasarkan informasi terbaru dari Stellantis, Fiat merupakan salah satu merek utamanya, kami sangat antusias dengan peluang yang ditawarkan merek ini di masa depan," tambah dia lagi.

Penurunan kinerja penjualan juga dialami oleh merek lain dalam grup Stellantis, seperti Alfa Romeo yang mengumpulkan 139 unit dan Jeep sebanyak 322 unit. Sementara itu, persaingan di Italia memaksa Fiat memangkas ribuan tenaga kerja demi menekan harga produksi.

Di sisi lain, penjualan pabrikan China mengalami lonjakan signifikan di Australia. BYD mencatatkan kenaikan penjualan sebesar 124 persen hingga hampir menyalip Toyota, disusul kenaikan Geely sebesar 494 persen, Leapmotor 151 persen, Chery 76,8 persen, dan GWM 20,5 persen.

Follow publika.id on Google News Follow
Topik Terkait: Fiat Mobil Listrik Otomotif
Editors Team
nadia-fitria-ramadhani
Author