FC Porto Bersiap Hadapi FC Alverca Pada Laga Pembuka Liga Portugal
Pelatih FC Porto, Francesco Farioli, menegaskan kesiapan timnya untuk fokus penuh menghadapi pertandingan perdana Liga Portugal musim 2026/27 melawan FC Alverca di Stadion Do Dragao pada Minggu, 9 Agustus 2026, pukul 18.00 waktu setempat.
Farioli meminta anak asuhnya untuk tidak lagi membandingkan capaian musim ini dengan performa musim lalu. Manajemen tim menekankan pentingnya mengalihkan seluruh energi pada tantangan yang ada di depan mata.
"Seru biasa jika kami melakukan hal serupa seperti pada paruh pertama musim lalu. Dalam rapat pagi ini, salah satu topik pembahasannya adalah ekspresi 'membakar kapal', merujuk pada kisah orang-orang yang menyeberangi samudra ke Amerika dan membakar kapal mereka saat tiba. Semangat seperti itulah yang harus kita miliki.
Apa yang sudah berlalu biarlah berlalu, dan kita harus berhenti membandingkan dengan musim lalu. Pagi ini kita telah membakar kapal tersebut. Kami tidak membandingkan diri dengan musim lalu.
Kaki kita harus tetap memijak bumi untuk menyerang apa yang ada di depan dan mengeksplorasi seluruh peluang musim ini. Kami tidak punya niat untuk melihat ke belakang, melainkan fokus ke depan," kata Francesco Farioli, Pelatih FC Porto.
Persiapan intensif telah dilakukan oleh skuad naga biru menjelang laga pembuka tersebut. Farioli memastikan bahwa para pemain dalam kondisi fokus dan memiliki ambisi yang tepat untuk meraih hasil maksimal di hadapan para pendukungnya.
"Yang berhasil kita capai sudah selesai, kita harus berhenti membuat perbandingan dengan musim lalu karena itu sudah menjadi masa lalu. Trofi-trofi sudah kita tempatkan di Museum. Sebagai perwakilan FC Porto, kami tidak memiliki niat untuk melihat ke belakang. Sekarang kami akan menyerang apa yang ada di depan, karena ke sanalah energi kami harus diarahkan," ujar Francesco Farioli, Pelatih FC Porto.
Mengenai kondisi kebugaran pemain, FC Porto dipastikan tampil tanpa kekuatan penuh. Penyerang muda Oskar Pietuszewski harus absen akibat mengalami cedera otot, sementara bek Alberto Costa juga dipastikan absen karena mengalami benturan keras di bagian kaki. Di sisi lain, bek Jan Bednarek dinyatakan fit setelah menjalani evaluasi medis sepanjang pekan.
"Kami sangat bersemangat untuk memulai musim dan kembali bermain di hadapan para pendukung kami. Ini tentu menjadi motivasi bagi tim dan pendukung akan melakukan sisanya. Mengenai FC Alverca, kami telah mempelajari mereka, mengetahui bahwa mereka berganti pelatih dengan hadirnya Sergio Ferreira.
Kami mengenal mereka dengan sangat baik karena pernah bertanding musim lalu, kami tahu kualitas individu yang mereka miliki meskipun ada penambahan pemain baru, dan mereka adalah tim yang terorganisasi dengan baik serta bermain lebih ofensif sejak kedatangan pelatih baru. Mereka mencoba merebut bola lebih ke depan dan membangun serangan di bawah tekanan. Kami siap menghadapi itu.
Mereka punya pemain menarik dengan kualitas dan intensitas untuk membahayakan, sehingga kami harus bersiap. Kami telah bekerja keras menyiapkan laga ini dan ingin mengubah niat baik menjadi hasil yang bagus besok," tutur Francesco Farioli, Pelatih FC Porto.
Farioli juga memberikan kabar terbaru mengenai kondisi cedera pemainnya menjelang laga pembuka.
"Mengenai pemain yang cedera, besok kami tidak dapat mengandalkan Oskar Pietuszewski dan Alberto Costa, keduanya dipastikan absen. Oskar mengalami cedera otot dan Alberto menderita benturan di kaki yang masih melemahkannya. Masing-masing memiliki waktu pemulihan berbeda. Jan Bednarek, yang dievaluasi sepanjang pekan, siap untuk bertanding," ungkap Francesco Farioli, Pelatih FC Porto.
Terkait strategi rotasi dan porsi latihan tim, tim pelatih telah menyesuaikan beban kerja para pemain agar berada dalam kondisi puncak saat pertandingan berlangsung.
"Ini adalah hal yang juga kami lakukan musim lalu. Kami ingin melakukan pengelolaan skuad yang tepat dan memberikan beban lebih kepada pemain yang tidak bermain atau tampil sedikit di Piala Super. Kami bekerja intensif pada hari-hari pertama, menurunkan beban kerja sejenak, dan kini kembali tampil habis-habisan. Begitulah kami membangun pekan latihan, kami melakukan semua yang dibutuhkan, hari ini saya melihat energi yang baik dalam latihan dan kini kami harus sangat fokus serta memiliki tingkat ambisi yang tepat untuk tampil hebat, karena itulah satu-satunya cara meraih hasil yang diinginkan," tambah Francesco Farioli, Pelatih FC Porto.
Di tengah bergulirnya bursa transfer, Farioli tidak menampik adanya dinamika pergerakan pemain di dalam skuadnya. Namun ia memastikan komitmen tim tetap terjaga untuk mempertahankan daya saing di kompetisi domestik maupun Liga Champions.
"Bursa transfer selalu menjadi teka-teki besar. Ada begitu banyak bagian yang bergerak, mirip perpaduan teka-teki dan catur, di mana kita harus cermat melihat langkah berikutnya. Jika ada yang pergi, kita harus mendatangkan seseorang, atau kita mendatangkan seseorang jika mengantisipasi kepindahan.
Saya sudah bicara tentang skuad, 95 persen pemain ingin bertahan di sini, meski beberapa mungkin ingin pengalaman dan menit bermain lebih, jadi kita lihat saja dalam beberapa hari ke depan. Mengenai apa yang akan dilakukan nanti, kami bekerja dengan penuh perhatian dan komitmen maksimal untuk menjaga level kami, tetap kompetitif di kompetisi domestik dan siap untuk Liga Champions. Kondisi ideal itu tidak ada, tetapi para pemain yang ada telah bekerja secara luar biasa di pramusim, kami siap memulai dan membawa ke lapangan level yang diharapkan pendukung," kata Francesco Farioli, Pelatih FC Porto.
Menanggapi potensi tantangan taktis akibat keberadaan mantan personel klub di kubu lawan, Farioli menilai hal itu sebagai dinamika biasa dalam dunia sepak bola profesional.
"Ketika ada orang dalam klub yang menjadi lawan, tentu ada kerugian, tetapi itulah sepak bola. Yang terpenting adalah menampilkan performa yang sesuai dengan level yang ingin kita tunjukkan. Jika kita menghormati lawan dan memperhatikan detail, saya percaya kita memiliki kualitas untuk mengatasi kerugian strategis apa pun. Fokus utama harus pada strategi permainan kita sendiri dan semangat tak kenal puas untuk tampil habis-habisan di setiap pertandingan," jelas Francesco Farioli, Pelatih FC Porto.
Mengenai rumor ketertarikan klub lain terhadap pemainnya seperti Rodrigo Mora, Farioli menegaskan bahwa fokus utama tim saat ini adalah meraih kemenangan pada pertandingan perdana.
"Saya sangat jujur kepada Anda. Hanya ada satu pemain yang mendatangi saya untuk berbicara tentang peluang kepindahan. Satu pemain datang langsung, dan satu lagi saya tahu ingin pergi, tetapi tidak ada di antaranya Rodrigo Mora.
Tidak perlu membicarakan kasus individu karena besok kami punya pertandingan yang harus dimenangkan. Saya paham bursa transfer selalu membayangi karena ada pemain yang memikirkan tujuan lain dan memahami peran mereka di tim, tetapi seluruh pemain tahu bahwa selama berada di sini, mereka akan mendapat kesempatan di semua kompetisi. Di FC Porto, tidak ada yang lebih besar dari Klub dan para pendukung.
Kami semua selaras, bahkan pemain yang meminta pergi sekalipun, dan itu membuat saya bisa tidur tenang," tegas Francesco Farioli, Pelatih FC Porto.
Farioli menutup penjelasannya dengan menekankan perlunya menjaga kewaspadaan tim di tengah gangguan rumor bursa transfer dan tekanan media sosial.
"Saya katakan kita punya hal untuk ditingkatkan, bukan diubah. Wajar jika ada hal yang perlu ditingkatkan sepanjang musim, aspek yang ingin kita perbaiki, atau karakter baru di posisi tertentu. Pagi ini kami mengadakan rapat bersama tim sebagai penanda dimulainya musim, dan kami jelaskan harus ada tingkat kewaspadaan di kepala kita.
Tentu ada gangguan bursa transfer dan polusi tertentu yang menciptakan tekanan ekstra, baik melalui media maupun media sosial. Saya ingat tahun lalu," pungkas Francesco Farioli, Pelatih FC Porto.