FBI Tandai Remaja Pelaku Penembakan Masjid California Sejak 2025
Biro Investigasi Federal (FBI) dilaporkan telah menandai salah satu remaja yang dituduh melakukan penembakan mematikan di sebuah masjid California sebagai ancaman potensial pada tahun lalu.
Dilansir dari Bloombergtechnoz, remaja bernama Caleb Vazquez (18) tersebut menjadi subjek peringatan dalam sistem eGuardian FBI pada tahun 2025 sebelum melancarkan aksinya pada Senin, 25 Mei 2026.
Vazquez bersama rekannya, Cain Clark (17), melepaskan tembakan di luar Islamic Center of San Diego hingga menewaskan tiga pria termasuk seorang petugas keamanan, sebelum akhirnya kedua pelaku tewas akibat luka tembak yang diidentifikasi polisi sebagai tindakan bunuh diri.
Sistem eGuardian yang memuat data Vazquez merupakan platform khusus penegak hukum lintas fungsi untuk melacak aktivitas mencurigakan, di mana peringatan di dalamnya ditinjau langsung oleh satuan tugas gabungan antiterorisme.
Dalam penggeledahan lanjutan, otoritas keamanan menemukan sedikitnya 30 senjata api, amunisi, serta sebuah busur silang dari dua rumah yang terkait dengan para tersangka.
Saat ini pihak FBI tengah melakukan penyelidikan mendalam untuk memastikan apakah kedua remaja yang teradikalisasi secara daring melalui pandangan supremasi kulit putih tersebut memiliki rencana serangan yang lebih luas.