FAVV Tarik Mi Instan Kailo karena Kandungan Pemicu Kanker

Share

Badan Pangan Belgia (FAVV) resmi menarik produk mi instan merek Kailo rasa ayam dari peredaran karena memiliki kandungan senyawa glisidil ester yang melebihi batas aman pada Rabu (20/5/2026). Otoritas keselamatan makanan tersebut mengimbau seluruh konsumen agar tidak mengonsumsi produk tersebut demi menghindari risiko penyakit kanker.

Kebijakan penarikan ini berlaku spesifik untuk produk 'Noodles Chicken flavour' dengan nomor lot 251006 serta nomor bets LM00020685 dan LM00021439. Produk tersebut diketahui telah didistribusikan ke berbagai jaringan titik penjualan di wilayah Belgia sebelum pelarangan ini diterbitkan.

Langkah penegasan diambil setelah lembaga tersebut menerima laporan resmi dari sistem peringatan cepat pangan Eropa.

"Naar aanleiding van een melding via het RASFF (systeem voor snelle waarschuwingen voor levensmiddelen en diervoeders), halen we dit product uit de verkoop en roepen we het terug van bij de consumenten" kata FAVV.

Pihak berwenang mengonfirmasi bahwa penarikan massal dari tangan konsumen ini dipicu oleh temuan zat kimia berbahaya hasil pemrosesan minyak nabati.

"Het gaat om een te hoog gehalte aan glycidyl esters." kata FAVV.

Masyarakat yang telanjur membeli produk diminta segera mengembalikannya ke toko pembelian semula. Selain itu, pusat layanan FAVV menyediakan saluran komunikasi via telepon di nomor 0800/13.550 atau email [email protected] bagi warga yang membutuhkan informasi tambahan terkait penarikan produk ini.

Secara ilmiah, senyawa glisidil ester umumnya terbentuk ketika minyak nabati mengalami proses rafinasi dalam suhu tinggi mencapai sekitar 200 derajat Celsius. Ketika masuk ke dalam sistem pencernaan manusia, senyawa tersebut akan berubah menjadi glisidol yang memiliki kaitan erat dengan pemicuan sel kanker.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
yoga-prasetyo-nugroho
Author