Faktor Medis Menopang Postur Tinggi Mitchell Baker

Share

Penyerang Timnas Indonesia Mitchell Baker mencuri perhatian usai mencetak tiga gol pada laga debutnya melawan Kamboja di Stadion Pakansari, Senin (27/7/2026). Postur tubuh pemain berusia 19 tahun ini mencapai tinggi 196 cm sehingga unggul dalam duel udara. Pertumbuhan fisik pemain kelahiran Melbourne tersebut dipengaruhi oleh kombinasi beberapa faktor medis, seperti dilansir dari Detik Health.

Faktor genetik memegang peranan paling dominan dalam menentukan variasi tinggi badan seseorang. Data MedlinePlus dari National Institutes of Health menunjukkan sekitar 80 persen variasi tinggi badan manusia ditentukan oleh genetik. Mitchell lahir dari pasangan Daniel Robert Baker asal Australia dan Maureen Lee Baker yang memiliki garis keturunan Indonesia dari Yogyakarta serta Semarang.

Kebutuhan asupan nutrisi pada masa pertumbuhan juga memicu perkembangan tinggi badan yang optimal. Ketercukupan gizi tersebut didukung oleh latar belakang sang ibu yang merupakan mantan atlet profesional golf dan softball.

Faktor pola tidur yang teratur turut memegang peranan penting dalam proses perkembangan fisik anak. Selain itu, kebiasaan berolahraga sejak dini ikut memperkuat struktur tulang dan jaringan otot. Mitchell tercatat sudah menekuni dunia sepak bola sejak kecil. Pada usia 10 tahun, penyerang bertinggi 196 cm tersebut tercatat pernah bergabung dengan klub Hong Kong Football Club.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
nadia-fitria-ramadhani
Author