Ethereum Tertekan di Bawah Support Kunci dan Terancam Anjlok

Share

Harga Ethereum (ETH) melemah hingga menyentuh kisaran $1.859 setelah mengalami penurunan hampir 1 persen dalam 24 jam terakhir pada awal Agustus 2026. Penurunan ini terjadi akibat kegagalan aset kripto terbesar kedua tersebut dalam mempertahankan area support kunci $1.850 hingga $1.880.

Struktur jangka pendek ETH mengindikasikan kerentanan terhadap koreksi yang lebih dalam setelah penembusan resistance sebelumnya di level $1.849 tidak bertahan lama. Kondisi ini membuka potensi pergerakan menuju batas support utama di area $1.510 jika pembeli gagal merebut kembali kendali pasar.

Analisis teknikal menunjukkan bahwa ETH juga telah menembus garis tren garis support naik yang sebelumnya menopang pemulihan harga. Level penolakan di sekitar $1.880 mempertegas rentannya posisi Ethereum sebelum mampu menembus kembali area $1.885 hingga $1.900.

Berdasarkan data likuidasi pasar futures, pergerakan harga saat ini tertahan di antara dua klaster likuiditas besar. Penumpukan likuiditas berada pada level $1.850 di sisi bawah dan $1.975 di sisi atas, yang menjadi penentu arah pergerakan jangka pendek.

Di sisi lain, pasokan Ethereum di bursa terdesentralisasi terus menunjukkan tren penurunan berlanjut. Berkurangnya pasokan ETH di bursa secara historis berpotensi membatasi tekanan jual saat permintaan pasar mulai kembali pulih.

Struktur grafik jangka panjang Ethereum dinilai masih bertahan di atas area support struktural utama. Keberhasilan menembus dan mempertahankan level $2.000 menjadi syarat penting untuk mengonfirmasi potensi pemulihan menuju target $2.200 hingga $2.400.

Follow publika.id on Google News Follow
Topik Terkait: Ethereum finansial kripto
Editors Team
yoga-prasetyo-nugroho
Author