Kementerian ESDM Menetapkan Harga Batubara Acuan Periode Juni 2026
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menetapkan Harga Batubara Acuan (HBA) untuk penjualan komoditas tersebut pada periode pertama bulan Juni 2026 melalui regulasi resmi. Kebijakan baru ini disahkan secara formal dalam Keputusan Menteri ESDM Nomor 227.K/MB.01/MEM.B/2026.
"Menetapkan Harga Batubara Acuan yang selanjutnya disebut HBA untuk Periode Pertama Bulan Juni Tahun 2026 dengan besaran tercantum dalam Lampiran II yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Keputusan Menteri ini," tulis diktum kedua aturan tersebut, dikutip Selasa (2/6/2026).
Penetapan nilai jual komoditas tersebut dilansir dari Detik Finance memiliki besaran yang bervariasi. Formula perhitungan didasarkan pada tingkat kalori yang dihasilkan dengan parameter satuan kilo kalori per kilogram Gross Air Received (Kcal/kg GAR) untuk empat kategori.
Kategori pertama menyasar batu bara berkalori tinggi sebesar 6.322 kcal/kg GAR dengan nominal ketetapan senilai US$ 121,83 per ton. Besaran nilai jual komoditas utama tersebut tercatat mengalami penurunan dari periode kedua Mei 2026 yang berada di angka US$ 116,32 per ton.
Kategori kedua untuk produk dengan nilai 5.300 kcal/kg GAR dipatok sebesar US$ 84,53 per ton untuk periode pertama Juni 2025. Angka ini menunjukkan adanya kenaikan tipis jika disandingkan dengan periode pertama Mei 2026 yang sebesar US$ 80,34 per ton.
Kategori ketiga berupa HBA II dengan kesetaraan energi 4.100 kcal/kg GAR dipatok senilai US$ 58,81 per ton. Nilai tersebut mengalami peningkatan dari posisi harga periode pertama November 2025 sebesar US$ 44,02 per ton, yang juga naik dari periode kedua Oktober 2025 sebesar 43,71 per ton.
Kategori terakhir atau HBA III untuk produk berkalori 3.400 kcal/kg GAR ditetapkan pada angka US$ 40,32 per ton. Jumlah ini mencatatkan kenaikan dari periode kedua Mei 2026 yang sebelumnya dipatok pada angka US$ 39,35 per ton.
Pemerintah melalui kementerian terkait juga merilis daftar Harga Mineral Acuan (HMA) untuk berbagai jenis logam pada periode yang sama. Komoditas nikel dipatok US$ 14.998/dry metric ton (dmt), kobal US$ 47.571/dmt, timbal US$ 1.984/dmt, seng US$ 3.217/dmt, alumunium US$ 2.847/dmt, dan tembaga US$ 10.782/dmt.
Logam mulia emas sebagai mineral ikutan dipatok senilai US$ 4.042/dmt dan perak sebagai mineral ikutan sebesar US$ 48,48/dmt. Selebihnya, komoditas mangan dipatok US$ 3,38/dmt, bijih besi US$ 1,54/dmt, bijih krom US$ 6,37/dmt, serta konsentrat timah pada angka US$ 8,65/dmt.