Endrick Tinggalkan Lyon Demi Kembali ke Real Madrid dan Piala Dunia
Penyerang muda asal Brasil, Endrick Felipe, resmi mengakhiri masa peminjamannya selama enam bulan di Olympique Lyonnais untuk kembali bergabung dengan Real Madrid menjelang bergulirnya Piala Dunia 2026.
Keputusan tersebut diumumkan langsung oleh Endrick melalui sebuah rekaman video perpisahan emosional yang diunggah ke media sosialnya setelah pertandingan terakhir Lyon melawan Lens di Stadion Groupama.
Selama merumput di Ligue 1 Prancis sejak Januari, pemain berusia 19 tahun itu mencatatkan penampilan impresif dengan mencetak delapan gol dan delapan assist dari 21 laga, termasuk performa gemilang saat memborong tiga gol ke gawang Metz dalam kemenangan 5-2.
"Di Brasil, ketika seseorang sedang mengalami masa sulit, sering dikatakan bahwa mereka harus 'membunuh seekor singa setiap hari'. Selama beberapa bulan, saya mengalami situasi yang seharusnya tidak pernah dihadapi oleh atlet mana pun, tetapi saya memutuskan bahwa saya tidak akan membunuh seekor singa pun. Saya memutuskan untuk menjadi singa itu sendiri. Dan di sinilah saya menemukan apa yang saya butuhkan untuk mendapatkan kembali kekuatan saya. Untuk mengikuti insting saya. Untuk menyerang seperti singa. Untuk membela keluarga saya, yang mendukung saya, dan mereka yang menyambut saya dengan sangat hangat," kata Endrick dalam pidatonya seperti dilansir dari goal.com.
Performa menanjak tersebut berhasil mengamankan satu tempat bagi Endrick dalam daftar 26 pemain tim nasional Brasil pilihan Carlo Ancelotti untuk Piala Dunia 2026 bersama rekan setimnya di Real Madrid, Vinicius Jr.
"Bulan-bulan penuh kecemasan telah berganti menjadi bulan-bulan penuh kegembiraan, kemenangan, tetapi juga pembelajaran. Saya telah mendapatkan teman-teman baru. Saya semakin dekat dengan orang-orang yang sudah saya kenal, dan saya menyadari bahwa tempat kita adalah di mana pun kita berada, bersama orang-orang yang kita cintai, dan bersama orang-orang yang mencintai kita. Itulah mengapa waktu yang saya habiskan bersama mereka dan bersama Anda ini pasti akan menjadi film yang hebat," lanjut Endrick.
Di bawah kesepakatan awal, Lyon membayar biaya peminjaman sebesar 1 juta euro kepada Real Madrid, yang dapat menyusut sebesar 200 ribu euro setiap sang pemain tampil lima kali sebagai starter hingga menjadi nol jika mencapai 25 laga.
"Sayangnya… seekor singa tidak bisa tinggal di satu tempat," tambah Endrick.
Sekembalinya ke Spanyol nanti, Endrick dilaporkan bakal bermain di bawah arahan pelatih Jose Mourinho yang diprediksi kembali menukangi raksasa La Liga tersebut.
"Saya harus pergi sekarang dan memulai perjalanan pulang yang akan jauh lebih panjang karena saya pergi dengan beban yang jauh lebih banyak daripada saat saya tiba. Dan bahkan ketika perjalanan ini berakhir, saya akan membawa kota ini di dalam diri saya, sepanjang sisa hidup saya, di hati dan ingatan saya. Setiap kali saya melihat senyuman anak saya, yang telah diberikan Tuhan kepada keluarga kami di sini. Terima kasih atas segalanya, Lyon, kamu akan selalu ada di hati saya," ucap Endrick menambahkan.
Sebelum pindah sementara ke Prancis untuk memulihkan jam terbang akibat keterbatasan menit bermain di Spanyol, Endrick mengaku memperoleh banyak masukan berharga dari orang-orang terdekatnya.
"I feel playing in this league is incredible. Ligue 1 is very physical, full of duels and aggressiveness, and I enjoy that challenge," cetus Endrick seperti dilansir dari Investortrust via babelinsight.id.
Pihak Olympique Lyonnais sendiri langsung memberikan apresiasi dan ucapan selamat secara terbuka melalui akun media sosial resmi klub begitu nama sang striker masuk skuad Selecao.
"Coming to Lyon was not a wrong decision. My life has never been easy, but I have always tried to stay strong thanks to the support of the people around me. This is just the beginning of my journey," ujar Endrick.
Meski bersinar di level klub, gol terakhir pemain kelahiran 2006 ini untuk tim nasional senior Brasil tercatat terjadi pada Juni 2024 silam.
"Many people said Lyon is a big club and I should try to play here. After I experienced it, they were right. The team is very good," tutur Endrick.
Kini fokus sang penyerang beralih sepenuhnya untuk membela negaranya di turnamen paling bergengsi sejagat sebelum melapor kembali ke Santiago Bernabeu guna mengikuti latihan pramusim.
"Lyon is an amazing place. I feel lucky and very comfortable being here," pungkas Endrick.