DPR RI Optimis Stabilitas Kurs Rupiah Segera Membaik

Share

Langkah koordinatif secara bertahap yang dilakukan pemerintah bersama otoritas ekonomi diyakini mampu segera memulihkan stabilitas kurs rupiah terhadap dolar AS. Keyakinan tersebut disampaikan oleh Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun di Kompleks Parlemen, Jakarta, pada Selasa (19/5).

Pemerintah dan otoritas ekonomi diminta untuk menjaga konsistensi kebijakan serta kepercayaan publik agar tidak goyah. Misbakhun menilai upaya tersebut akan mendorong munculnya sentimen positif terhadap pasar dalam waktu dekat.

"Di belakang layar, pembahasan mengenai stabilitas rupiah dan langkah-langkah penguatannya terus dilakukan secara intens. Pemerintah dan DPR tidak diam," kata Misbakhun.

Pelemahan nilai tukar mata uang garuda saat ini menjadi perhatian serius bagi pemerintah dan pelaku ekonomi nasional. Kendati demikian, masyarakat diimbau tidak menyikapi dinamika kurs secara berlebihan guna menghindari kepanikan yang dapat memperburuk sentimen pasar.

Pernyataan Presiden Prabowo Subianto mengenai tekanan yang dialami rupiah terhadap dolar AS dipandang sebagai upaya membangun ketenangan publik di tengah gejolak ekonomi global. Menurut Misbakhun, pesan tersebut bukan berarti meremehkan pelemahan yang terjadi.

"Yang ingin disampaikan Presiden adalah masyarakat tidak perlu panik berlebihan setiap kali melihat nilai tukar bergerak. Bukan berarti pelemahan rupiah dianggap tidak penting atau disepelekan," kata Misbakhun.

Konteks yang dibangun Kepala Negara bertujuan menjaga kondusivitas agar masyarakat tidak terjebak dalam kepanikan yang kontraproduktif bagi perekonomian nasional.

"Kalau ada gelombang besar, tentu nakhoda harus bekerja serius menjaga arah kapal, tetapi penumpang juga tidak perlu panik seolah kapal akan tenggelam," ujar Misbakhun.

DPR RI memahami sensitivitas dampak pergerakan kurs terhadap masyarakat luas. Dampak tersebut terutama berkaitan dengan harga energi, bahan pangan impor, serta pemenuhan kebutuhan sektor industri.

Komisi XI DPR RI berkomitmen untuk terus memantau perkembangan nilai tukar rupiah secara intensif. Koordinasi dengan pemerintah, Bank Indonesia, dan otoritas sektor keuangan terus dilakukan guna membahas langkah strategis penguatan ekonomi.

"Saya yakin pasar akan mulai melihat arah perbaikannya," kata Misbakhun.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
melinda-putri-handayani
Author