Dokter Jelaskan Risiko Aritmia Jantung Kembali Kambuh Pascameditasi

Share

Presiden Barcelona Joan Laporta mengungkapkan bahwa gangguan irama jantung atau aritmia yang diidapnya telah pulih setelah menjalani tindakan medis. Pengakuan tersebut memicu perhatian publik mengenai potensi kekambuhan penyakit tersebut pascaoperasi.

Dilansir dari Detik Health pada Senin (10/8/2026), Dokter Spesialis Penyakit Dalam Subspesialis Kardiovaskular Brawijaya Hospital, dr. Simon Salim, SpPD-KKV, menjelaskan bahwa kondisi aritmia yang telah dioperasi tetap memiliki kemungkinan untuk kambuh kembali.

Kondisi gangguan irama jantung tersebut dapat berdetak terlalu cepat, terlalu lambat, atau tidak teratur. Penanganannya bervariasi mulai dari konsumsi obat-obatan, pemasangan alat pacu jantung, hingga prosedur ablasi kateter.

Sebelumnya, Joan Laporta sempat menjadi sorotan publik akibat menjalani prosedur medis untuk mengatasi gangguan irama jantung yang dialaminya.

"Semuanya berjalan lancar. Aritmia saya telah pulih. Jantung saya berdetak teratur lagi," kata Laporta di media sosial, dikutip dari ESPN.

Menanggapi kekhawatiran publik terkait potensi kambuhnya penyakit tersebut, dr. Simon Salim memberikan penjelasan mengenai mekanisme biologis jantung pascatindakan.

"Bisa karena dianya sembuh lagi. Fokus aritmia yang sudah kami coba terapi, kita tindakan prosedur hancurkan, kami matikan, padamkan lah listriknya. Namanya jantung, ia hidup kan masih bisa sembuh lagi," kata dr. Simon kepada detikcom usai acara detikSore, Senin (10/8/2026).

Selain muncul di titik yang sama, gangguan irama jantung juga berpotensi timbul di area jaringan jantung yang berbeda.

"Atau yang kedua kambuhnya di tempat lain, jadi tempa yang titik itu (awal) sudah padam, tapi di titik lain dia muncul lagi yang baru," sambungnya.

dr. Simon menambahkan bahwa tingkat keparahan aritmia saat timbul kembali di lokasi berbeda bisa bervariasi, baik menjadi lebih parah maupun tidak bergantung pada kondisi pasien.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
tiara-puspita-sari
Author