Dokter Laurencia Ardi Jelaskan Penyebab Tubuh Mengalami Craving Makanan Manis
Health Communicator Kalbe Nutritionals, dr Laurencia Ardi, MGizi, AIFO-K, menjelaskan fenomena keinginan kuat mengonsumsi makanan manis atau craving yang dipengaruhi oleh efek psikologis dan sistem penghargaan di dalam otak manusia.
Penjelasan tersebut disampaikan dalam acara detikcom Leaders Forum 'Jebakan Hidden Sugar: Ada di Mana-mana, Diam-diam Bikin Gendut' pada Jumat (5/6/2026), sebagaimana dilansir dari Detik Health.
Rasa manis memberikan efek psikologis yang menghadirkan kenyamanan, sehingga sering dicari oleh konsumen meskipun tubuh tidak sedang membutuhkan tambahan energi dari makanan.
"Karena memang rasa manis itu memberikan rasa yang nyaman kemudian yang enjoy, jadi itu yang seringkali dicari oleh konsumen bahwa rasa manis itu enak," kata dr Laurencia.
Pelepasan dopamin yang memicu rasa puas terjadi karena reseptor di lidah mengirimkan sinyal ke otak saat mengonsumsi makanan manis, sesuai temuan Journal of Psychopharmacology tahun 2025.
Selain itu, jurnal Cell Metabolism tahun 2024 menunjukkan adanya jalur saraf khusus antara usus dan otak yang mendeteksi gula untuk mengaktifkan pusat penghargaan.
Mekanisme biologis ini memicu keinginan mengonsumsi makanan manis setelah beraktivitas melelahkan demi mendapatkan sensasi nyaman, bukan karena tubuh kekurangan energi.
Meskipun keinginan tersebut wajar, pembatasan asupan gula dari produk kemasan harian tetap harus diperhatikan secara saksama oleh konsumen.
Penerapan metode makan dengan kesadaran penuh menjadi salah satu solusi efektif untuk mengendalikan jumlah konsumsi gula harian yang masuk ke tubuh.
"Yang pertama itu mindful eating itu sangat penting. Jadi kita itu harus sadar penuh apa makanan yang masuk ke dalam tubuh kita," kata dr Laurencia.
Metode tersebut mengajak seseorang untuk lebih kritis terhadap kandungan gizi dan mendeteksi keberadaan gula tersembunyi pada produk makanan kemasan.
Melalui kesadaran penuh terhadap porsi dan kandungan gizi, konsumsi makanan manis tetap dapat dinikmati tanpa menyebabkan asupan gula harian menjadi berlebihan.