Dokter Gizi Tanggapi Tren Diet Viral Minum Campuran Zaitun dan Lemon

Share

Tren minuman kesehatan olive oil lemon shot tengah ramai dibicarakan di media sosial karena diklaim mampu memangkas berat badan sekaligus menyehatkan kulit. Racikan ini disajikan lewat kombinasi perasan lemon serta minyak zaitun yang langsung ditenggak dalam satu kali tegukan.

Seorang konten kreator bernama Edwin Gustiana ikut menguji tren ini selama tujuh hari dan membagikan pengalamannya lewat unggahan video. Dilansir dari Detik Food, ia mengaku mengalami penurunan berat badan yang signifikan serta merasa kenyang lebih lama setelah mengonsumsi ramuan tersebut sebelum makan atau sesaat setelah bangun tidur.

"Jujur, aku sudah merasakan berat badanku turun banget. Terus aku juga sudah mulai ada abs-nya," ujar Edwin dalam video.

Fenomena ini mendapat tanggapan langsung dari dr. Dion Haryadi, seorang dokter sekaligus kreator edukasi gizi. Melalui penjelasan di akun Instagram miliknya pada 21 Mei 2026, ia membenarkan bahwa minyak zaitun dan lemon memang memiliki pasokan antioksidan yang melimpah untuk menunjang kesehatan kulit.

"Saya izin menambahkan dan meluruskan. Yang pertama dulu soal kulit, olive oil dan lemon itu memang mengandung banyak antioksidan yang berguna untuk kulit," ujar dr. Dion.

Lebih lanjut, dr. Dion memaparkan bahwa minyak zaitun mengemas lemak tak jenuh tunggal yang esensial bagi kulit. Kendati demikian, masyarakat diingatkan untuk tetap cermat karena kandungan kalori dalam minyak zaitun tergolong sangat tinggi.

"Olive oil (minyak zaitun) adalah lemak tak jenuh tunggal yang berarti kalori per gramnya itu 9 kalori. Untuk setengah shot saja ini mungkin sudah sekitar 135-180 kalori, setara 2-3 butir telur," jelasnya.

Atas dasar hitungan tersebut, konsumsi kombinasi ini tidak dapat dipandang sebagai metode kilat untuk merampingkan tubuh jika tidak diimbangi dengan restrukturisasi pola makan serta aktivitas olahraga. Risiko konsumsi perasan lemon murni tanpa dilarutkan air juga menjadi sorotan karena berpotensi merusak gigi dan memicu gangguan lambung.

"Kalau kamu berharap kurus hanya dari minum ini tanpa mengubah pola makanmu, tanpa olahraga, ya mohon maaf, gak bisa," ujarnya.

Sebagai langkah alternatif yang lebih aman dan kaya nutrisi, dr. Dion menyarankan agar campuran minyak zaitun dan lemon dijadikan pelengkap hidangan sehat lain. Konsumsinya bisa dipadukan bersama sayuran segar atau menu daging ayam panggang agar memberikan efek kenyang yang lebih optimal.

Edukator gizi ini juga mengingatkan bahwa tren kesehatan digital akan selalu berganti seiring waktu. Kunci utama untuk memperoleh tubuh bugar serta kulit yang senantiasa sehat tetap bertumpu pada konsistensi penerapan pola hidup sehat dalam jangka panjang.

"Pada akhirnya yang benar-benar berhasil bukan jalan pintas, tapi gaya hidup sehat yang dibangun jangka panjang. Mau badan fit ya makan baik, olahraga rutin, dan tidur cukup," tutupnya.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
melinda-putri-handayani
Author