Dewan Ekonomi Nasional Soroti Kondisi Fundamental Ekonomi Indonesia

Share

Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan menilai kondisi fundamental ekonomi Indonesia berada pada titik positif saat peringatan Hari Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia pada Senin (17/8/2026), sebagaimana dilansir dari Detik Finance.

Luhut menjelaskan bahwa pembentukan negara Indonesia oleh para pendiri bangsa bertujuan untuk mengakomodasi berbagai perbedaan. Persatuan dan semangat saling menolong menjadi fondasi utama bangsa dalam menjaga kebersamaan.

"Kita saling membantu dan juga saling menolong dan guyub itu saya pikir menjadi satu hal yang sangat penting di ulang tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia," kata Luhut, Ketua Dewan Ekonomi Nasional.

Luhut menambahkan bahwa DEN secara konsisten memberikan masukan berbasis data akurat dan hasil penelitian kepada Presiden Prabowo Subianto demi menjaga stabilitas ekonomi nasional.

"Ekonomi, saya kira secara fundamental masih baik. Kami dari Dewan Ekonomi Nasional Dengan data-data yang akurat dan kemudian dengan hasil penelitian di sana sini kami memberikan saran dan pendapat kepada Presiden untuk beliau mengambil keputusan yang tepat dan cepat demi kepentingan rakyat Indonesia," kata Luhut, Ketua Dewan Ekonomi Nasional.

Meskipun indikator ekonomi menunjukkan hasil positif, seluruh pihak diminta untuk tetap menjaga kekompakan dan persatuan. Tantangan besar dinilai masih membayang, terutama pada era digitalisasi dan kecerdasan buatan (AI).

Sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Digitalisasi dan Teknologi Pemerintahan, Luhut menegaskan komitmen pemerintah untuk mengedepankan kesejahteraan serta keadilan melalui pemanfaatan teknologi digital.

Pengembangan digitalisasi birokrasi tersebut ditargetkan dapat mempermudah berbagai layanan publik, seperti pendaftaran kelahiran hingga penyaluran bantuan sosial agar lebih tepat sasaran.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
yoga-prasetyo-nugroho
Author