Anggota Dewan C15+ Desak Reformasi Ekonomi Northern Metropolis Hong Kong
Kelompok legislator lintas sektor C15+ mendesak Pemerintah Hong Kong untuk mengubah proyek Northern Metropolis dari sekadar pembangunan lahan menjadi mesin ekonomi baru yang terintegrasi penuh demi masa depan kota tersebut.
Rekomendasi tersebut disampaikan setelah para anggota dewan mengadakan pertemuan dengan Kepala Eksekutif John Lee. Mereka meminta pemerintah melakukan reformasi menyeluruh pada riset universitas, kebijakan perumahan publik, dan teknologi penerbangan agar megaproyek ini menjadi laboratorium hidup bagi Hong Kong.
Sektor akademik menjadi salah satu fokus utama yang diusulkan untuk dirombak. Anggota dewan C15+, Lau Chi-pang, menilai sistem Evaluasi Penilaian Penelitian (RAE) saat ini terlalu kaku karena hanya berfokus pada publikasi jurnal elit, sehingga menciptakan jarak antara akademisi dan industri nyata.
Lau Chi-pang mengusulkan perubahan pola kerja di mana profesor menghabiskan empat hari di ruang kuliah dan satu hari di industri Northern Metropolis, begitupun sebaliknya bagi eksekutif industri senior.
"We should combine the university's extremely high-level think-tank capacity with the industry. That should be the direction for the future development of our Northern Metropolis," ujar Lau Chi-pang, Legislator C15+.
Di sisi lain, kebijakan perumahan publik juga menjadi perhatian penting dari kelompok legislator tersebut. Anggota dewan Scott Leung meminta penyesuaian rasio perumahan umum sewa dan flat penjualan bersubsidi di kawasan baru tersebut menjadi seimbang sebesar 5:5.
Langkah ini dinilai Leung dapat memanfaatkan melimpahnya pasokan rumah publik untuk mendorong kepemilikan rumah dan mobilitas sosial. Ia juga mengusulkan peningkatan dukungan hipotek bagi pembeli rumah pertama dari kalangan muda yang memenuhi syarat skema Formulir Putih.
"I proposed whether we could offer eligible young people applying under the White Form a higher mortgage loan-to-value ratio when purchasing subsidised sale flats in the Northern Metropolis," kata Scott Leung, Legislator C15+.
Leung menambahkan bahwa saat ini skema Formulir Putih menawarkan pinjaman hipotek hingga rasio nilai pinjaman 90 persen. Melalui usulannya, ia berharap pemerintah bisa menaikkan angka tersebut bagi pemuda yang ingin membeli rumah di kawasan Northern Metropolis.
"Currently, the White Form offers mortgage loans of up to an loan-to-value ratio of 90 percent. If young people want to buy subsidised housing in the Northern Metropolis, could we provide them with 95 percent mortgage loan?" tutur Scott Leung, Legislator C15+.
Selain perumahan dan akademisi, inovasi regulasi teknologi turut menjadi poin rekomendasi dari kelompok dewan C15+. Anggota dewan Chan Siu-hung mendesak pemerintah menetapkan Northern Metropolis sebagai zona pelopor untuk ekonomi ketinggian rendah (low-altitude economy).
Chan Siu-hung mengusulkan implementasi koridor langit khusus untuk aplikasi drone dan kendaraan otonom. Dirinya menekankan bahwa pihak administrasi Hong Kong harus bertindak lebih cepat guna menangkap potensi ekonomi dari sektor-sektor baru yang sedang berkembang ini.