Denver Broncos Diunggulkan Menjuarai Divisi AFC West Musim 2026
Denver Broncos memegang keunggulan signifikan dan diprediksi bakal menjuarai divisi AFC West pada kompetisi NFL musim 2026. Dominasi klub asal Denver tersebut disokong oleh kontinuitas lini pertahanan serta lini serang yang berhasil mencatatkan rekor impresif sebanyak 131 sack selama dua musim terakhir.
Komposisi pemain utama Denver relatif stabil untuk tahun ketiga berturut-turut di bawah asuhan pelatih kepala Sean Payton dan kuarterbek Bo Nix. Konsistensi susunan pemain inti ini dinilai menjadi kunci keunggulan Denver dibandingkan tim-tim pesaing di divisinya.
Mantan Pelatih Kepala Las Vegas Raiders, Jon Gruden, memberikan pandangannya mengenai peta persaingan di divisi tersebut.
"Saya akan memilih Denver hanya karena kontinuitas," kata Jon Gruden, Mantan Pelatih Kepala Las Vegas Raiders.
Gruden menilai bahwa bertahannya para pemain mula menjadi modal besar bagi perjalanan tim ke depan.
"Pelatih kepala, quarterback, hampir semua pemain mula mereka kembali di kedua sisi lapangan, dan mereka akan mendapat dorongan dari Waddle," ujar Jon Gruden, Mantan Pelatih Kepala Las Vegas Raiders.
Ia memprediksi persaingan ketat akan terjadi di antara para penghuni divisi AFC West.
"Saya menyukai Chargers di urutan kedua, dan saya menyukai Chiefs untuk finis di urutan ketiga. Namun saya pikir ketiga tim tersebut bisa menjadi tim playoff, dan saya pikir Raiders bakal meningkat. Sayangnya bagi Silver and Black, ini adalah divisi yang sangat tangguh dengan pelatih dan quarterback yang mapan," tutur Jon Gruden, Mantan Pelatih Kepala Las Vegas Raiders.
Keunggulan statistik lini pertahanan Denver juga mendapat perhatian khusus dari Gruden karena intensitas tekanannya yang tinggi.
"131 sack dalam dua musim terakhir oleh Denver Broncos," ucap Jon Gruden, Mantan Pelatih Kepala Las Vegas Raiders.
Ia menambahkan bahwa performa impresif tersebut sangat sulit ditandingi oleh klub NFL mana pun saat ini.
"Tidak ada tim lain di NFL yang mencatatkan lebih dari 100. Kalian tahu apa yang saya bicarakan sekarang, bukan? Nah, dari mana datangnya tekanan itu?
Mereka mendapat tekanan tepi dari Bonitto dan Cooper. Mereka mendapat tekanan dalam dari Roach dan Zach Allen; mereka mendapat tekanan karena blitz ini. Demi Tuhan, mereka datang dari mana saja, dan mereka mendapat tekanan karena kerja keras murni.
Produksi usaha kedua. Banyak pemain terhalang. Mereka bilang, 'Ah, saya terhalang, atau ah saya diduetkan.'
Tanyakan itu pada Zach Allen. Orang-orang ini adalah penampil tanpa kompromi, dan saya suka melihat mereka bermain bertahan," ungkap Jon Gruden, Mantan Pelatih Kepala Las Vegas Raiders.
Gruden menilai 68 sack yang dibukukan pada musim 2025 tercipta berkat kerja sama kolektif dari seluruh kedalaman skuad.
"Dan 68 sack ini – tidak hanya datang dari Bonitto," kata Jon Gruden, Mantan Pelatih Kepala Las Vegas Raiders.
Pola pertahanan kolektif Denver tercermin dari meratanya distribusi rekor pencapaian statistik para pemainnya.
"Ini tidak hanya datang dari Zach Allen. Ini datang dari sebuah komunitas, seperti koloni semut. Mereka punya 17 pemain berbeda di tim yang mencatatkan setidaknya setengah sack.
Pernahkah melihat sepotong makanan di tanah? Semut-semut langsung mengerubunginya. Itu seperti melawan Denver.
Bahkan, mereka punya empat pemain tahun lalu dengan lebih dari tujuh sack. Maksud saya, Benito punya 14, Cooper punya delapan, John Franklin-Myers punya tujuh setengah, dan Zach Allen punya tujuh. Lalu saat Anda menyalakan rekaman pertandingan.
Ada dua atau three pemain lain. Anda bakal bilang, 'Siapa mereka?' Mereka melakukan pekerjaan luar biasa dalam melakukan blitz dan memainkan banyak pola pertahanan dari mana saja," papar Jon Gruden, Mantan Pelatih Kepala Las Vegas Raiders.
Di sisi lain, Las Vegas Raiders merombak lini penyerangan dengan mengontrak kuarterbek muda Fernando Mendoza bernilai 57,27 juta dolar AS. Pemilik Minoritas Las Vegas Raiders, Tom Brady, memberikan komentar terkait perekrutan tersebut.
"Saya menyukai Fernando, tetapi Fernando sama seperti pemain muda lainnya," kata Tom Brady, Pemilik Minoritas Las Vegas Raiders.
Brady menegaskan bahwa Mendoza tetap harus membuktikan kapabilitasnya secara langsung di lapangan pertandingan.
"Dia harus keluar ke sana dan membuktikannya seperti orang lain. Dan saya bersemangat atas kesempatan tim kami memiliki dia sebagai pilihan pertama secara keseluruhan. Dia telah melakukan banyak kerja keras untuk sampai ke titik ini," tutur Tom Brady, Pemilik Minoritas Las Vegas Raiders.
Presenter The Pat McAfee Show, Pat McAfee, turut memberikan evaluasi atas potensi kemampuan kuarterbek baru Raiders tersebut.
"Dia tangguh. Dia pintar. Dia bisa melemparnya. Bola terlihat kecil di tangannya," kata Pat McAfee, Presenter The Pat McAfee Show.
McAfee meyakini Mendoza sanggup beradaptasi dengan standar permainan di level profesional NFL.
"Kami sempat bertanya-tanya apakah dia bakal mampu melempar bola standar NFL. Ya, saya pikir dia cukup nyaman. Kami adalah orang-orang yang sangat percaya pada pemuda ini," ujar Pat McAfee, Presenter The Pat McAfee Show.
Analis Bleacher Report, Brad Gagnon, menilai masa transisi Raiders masih membutuhkan waktu di tengah ketatnya persaingan divisi.
"Saya benar-benar ingin mengambil pilihan atas di sini. Saya merasa baik tentang Raiders, dan mereka memiliki banyak alasan untuk merasa bersemangat serta optimistis tentang arah mereka," tulis Brad Gagnon, Analis Bleacher Report.
Kehadiran pilar utama di lini pertahanan dinilai Gagnon tetap menjadi aset krusial bagi Las Vegas Raiders.
"Staf pelatih baru dan dua quarterback baru—satu veteran berpengalaman dan satu pilihan teratas berpotensi tinggi—seharusnya membantu, dan pemain bertahan elit Maxx Crosby juga masih ada di skuad untuk saat ini," terang Brad Gagnon, Analis Bleacher Report.
Namun, tantangan berat membayangi Raiders yang hanya mengemas hasil 3-14 pada musim 2025 serta mengumpulkan total tujuh kemenangan dalam dua musim terakhir.
"Meskipun demikian, mereka sekali lagi akan menghadapi jalan sulit dengan jadwal yang berat di divisi tersebut, dan ini adalah tim yang hanya memenangkan total tujuh pertandingan dalam dua musim terakhir. Mereka mencatatkan hasil 3-14 meskipun relatif sehat pada tahun 2025, dan hampir pasti akan ada proses penyesuaian pada tahun 2026," pungkas Brad Gagnon, Analis Bleacher Report.
Jelang dibukanya kompetisi pada Senin, 27 Juli 2026, evaluasi terus dilakukan klub NFL, termasuk keputusan Baltimore Ravens memulangkan guard John Simpson serta New York Giants yang mengandalkan D.J. Reader. Analis CBS Sports, Zachary Pereles, mencatat Simpson kembali ke Baltimore setelah sempat membela Jets dalam dua musim terakhir.