Dekranas Dorong UMKM Kembangkan Produk Kerajinan Berkelanjutan

Share

Ketua Harian Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) Tri Tito Karnavian mendorong para perajin dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk mengembangkan produk kerajinan berkelanjutan di Makassar, Sulawesi Selatan, pada Kamis (9/7/2026). Langkah inovasi ini dinilai penting untuk merespons kebutuhan pasar global yang saat ini semakin mengedepankan aspek ramah lingkungan, sebagaimana dilansir dari Detikcom. Pengembangan produk berbasis ramah lingkungan tersebut disampaikan dalam acara Pendampingan Kewirausahaan dan Pengembangan Produk Kerajinan Khas Daerah bagi UMKM Wilayah Sekitar Tambang dan Hulu Migas di Hotel Claro Makassar.

"Kita tahu saat ini banyak sekali permintaan-permintaan kerajinan-kerajinan yang memang bahan-bahannya sebetulnya sudah dari sumber alam," ujar Tri Tito Karnavian, Ketua Harian Dekranas pada Jumat (10/7/2026).

Tri menjelaskan bahwa Dekranas berkomitmen mendukung penuh program kerajinan berkelanjutan ini demi menjaga keseimbangan pertumbuhan ekonomi serta kelestarian alam lingkungan sekitar. Proses produksi kerajinan Indonesia yang banyak memanfaatkan bahan baku alam perlu memperhatikan prinsip keberlanjutan agar terus memenuhi tuntutan pasar. Selain fokus pada isu lingkungan hidup, penguatan strategi pemasaran hasil karya perajin juga menjadi poin krusial yang ditekankan untuk membuka akses pasar yang jauh lebih luas.

"Produksi yang dibuat oleh perajin tidak ada artinya kalau pemasarannya tidak mencapai yang diinginkan," jelas Tri Tito Karnavian, Ketua Harian Dekranas. Guna mencapai target tersebut, ia berharap hasil produk pembinaan dapat dipamerkan di tingkat nasional maupun internasional, serta mendorong promosi kerajinan khas Sulawesi Selatan ke pasar dunia.

"Produksi-produksi mereka tidak kalah untuk kualitas dan keunikannya di dunia internasional," ungkap Tri Tito Karnavian, Ketua Harian Dekranas. Sinergi pembinaan ini mendapat apresiasi dari Dekranas, yang melibatkan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, Pemerintah Kota Makassar, beserta para mitra terkait. Kegiatan pendampingan kerajinan khas daerah ini turut dihadiri oleh Wakil Ketua Harian II Dekranas Sri Suparni Bahlil, Ketua Dekranasda Provinsi Sulsel Naomi Octarina, dan Ketua Bidang Wirausaha Baru Metty Herindra.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
farhan-dwi-ramadhan
Author