Dani Olmo Kunci Performa Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026

Share

Gelandang Spanyol Dani Olmo sukses mengamankan posisi inti di skuat asuhan Luis de la Fuente usai membawa timnya melaju ke babak semifinal Piala Dunia 2026 usai mengalahkan Belgia di Los Angeles pada 10 Juli 2026.

Meski mengawali turnamen sebagai pemain pengganti saat melawan Tanjung Verde, pemain Barcelona berusia 28 tahun tersebut terus menunjukkan performa impresif saat dipercaya menjadi starter dalam laga-laga krusial.

Dalam pertandingan perempat final melawan Belgia, Olmo mencatatkan akurasi umpan hingga 98 persen dari 42 percobaan serta melakukan aksi bertahan krusial saat menghentikan serangan balik lawan.

"Selalu sedikit lebih sulit bagi saya. Saya selalu harus membuktikan apa yang bisa saya berikan. Namun pada akhirnya begitulah hidup saya.

Dan kini saya harus membuktikannya sekali lagi. Saya tahu di Piala Dunia ini saya akan mendapatkan kesempatan saya," kata Dani Olmo, pemain bernomor punggung 10 Spanyol.

Usai laga perempat final tersebut, mantan pemain RB Leipzig dan Dinamo Zagreb itu juga menegaskan kesiapan seluruh anggota tim dalam mengarungi sisa laga turnamen.

"Semua orang siap untuk bermain. Kami semua merasa penting dan mereka yang ada di luar maupun di dalam lapangan sama pentingnya. Kerja yang kami lakukan sangat bagus. Sekarang kami membidik Prancis," ujar Dani Olmo, gelandang timnas Spanyol.

Olmo menambahkan mengenai disiplin pertahanan tim yang diterapkan oleh pelatih dalam setiap pertandingan.

"Kami adalah tim yang semua pemainnya ikut menyerang dan semua ikut bertahan. Pelatih mengatakan bahwa yang pertama bertahan adalah pemain nomor sembilan dan yang lainnya mengikuti," ucap Dani Olmo, pemain Spanyol.

Performa luar biasa Olmo juga mendapatkan pujian langsung dari pelatih kepala timnas Spanyol yang mengapresiasi kontribusi seluruh elemen skuatnya.

"Hal yang terpenting adalah kolektivitas. Masing-masing pemain memiliki tugasnya sendiri dalam pertandingan," kata Luis de la Fuente, pelatih timnas Spanyol.

De la Fuente juga memberikan pandangannya terkait persaingan ketat di lini tengah serta keputusannya dalam merotasi pemain.

"Keputusan yang kami ambil berdasarkan pengetahuan yang jelas. Dan Pedri adalah pemain kelas atas. Namun Fabián juga sama baiknya. Dan tidak adil menilai pemain seperti Merino, Gavi, Zubimendi…, yang sama bagusnya dengan mereka yang sedang bermain," ujar Luis de la Fuente, pelatih timnas Spanyol.

Sebelumnya, sang pelatih juga memuji keahlian taktis Olmo saat bergerak di area permainan lawan sejak awal turnamen dimulai.

"Dia adalah seorang master dalam permainan di antara lini," kata Luis de la Fuente, pelatih timnas Spanyol.

Aksi impresif Dani Olmo membuat bintang Belgia Kevin De Bruyne mendatangi sang pemain seusai laga perempat final untuk meminta bertukar jersey sebagai bentuk penghormatan atas kualitasnya di lapangan.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
danto-wijaya-kusuma
Author