Minum Teh Setiap Hari Dampaknya Bagi Kesehatan Ginjal
Kebiasaan mengonsumsi teh saban hari kerap menimbulkan pertanyaan terkait dampaknya terhadap ginjal. Dilansir dari Detik Health, konsumsi teh tanpa pemanis tambahan setiap pagi tergolong aman sekaligus mendukung asupan cairan harian orang dewasa.
Peran cairan sangat krusial agar ginjal mampu menyaring limbah darah dan membuangnya lewat urine. Kandungan air dalam seduhan teh tetap dapat membantu hidrasi tubuh, meskipun terdapat efek diuretik ringan dari kafein.
Kadar kafein pada teh juga relatif lebih rendah dibandingkan kopi seduh. Kondisi ini membuat efek buang air kecil yang ditimbulkan tidak mengganggu keseimbangan cairan, melainkan membantu mengencerkan mineral pembentuk kristal pada saluran kemih.
Asupan cairan yang cukup merupakan faktor kunci untuk mencegah pembentukan batu ginjal. Berikut adalah rincian porsi kafein dalam takran 12 ons atau setara 340 gram:
| Jenis Minuman | Kandungan Kafein |
|---|---|
| 8–25 mg | 37 mg |
| 71 mg | 113–247 mg |
Pengaruh Minum Teh pada Fungsi Ginjal dan Risiko Batu Ginjal
Bagi orang dengan kondisi ginjal sehat, belum ada bukti bahwa konsumsi teh secara wajar dapat merusak organ tersebut. Beberapa riset bahkan mencatat potensi penurunan risiko penyakit ginjal kronis hingga 20 persen.
Namun, potensi timbulnya gangguan ginjal tetap ada jika teh dikonsumsi bersama gula secara berlebihan. Tambahan gula yang tinggi meningkatkan risiko diabetes, hipertensi, serta obesitas yang memicu kerusakan fungsi organ.
Selain masalah pemanis, kandungan senyawa oksalat pada teh hitam berpotensi memicu timbulnya batu kalsium oksalat. Senyawa ini bisa mengikat kalsium di urine pada individu tertentu jika diserap dalam jumlah berlebih.
Sebuah penelitian pada November 2021 menemukan bahwa konsumsi teh hitam empat gelas atau lebih per hari dapat meningkatkan risiko batu ginjal. Risiko ini ditemukan lebih tinggi dibandingkan konsumsi kurang dari dua gelas sehari.
Sebaliknya, tinjauan pada 2024 terhadap satu juta peserta justru menunjukkan konsumsi teh teratur menurunkan risiko batu ginjal hingga 20 persen karena efek pengenceran konsentrasi mineral.
Mengonsumsi satu sampai dua cangkir teh sehari tergolong aman bagi mayoritas orang. Bagi yang memiliki riwayat batu ginjal berulang, pembatasan konsumsi teh hitam pekat sangat disarankan.