Daging Olahan Mengandung Natrium Tersembunyi yang Mengancam Jantung

Share

Produk olahan seperti sosis dan nugget menjadi lauk praktis yang sering dipilih saat waktu memasak terbatas. Keduanya kerap hadir di meja makan atau menjadi stok wajib di dalam pembeku karena rasanya yang gurih. Di balik kepraktisannya, terdapat kandungan natrium yang sering tidak disadari atau dikenal sebagai hidden sodium.

Dilansir dari Detik Health, hidden sodium merupakan natrium yang tersembunyi di dalam makanan dan tidak selalu dikenali dari rasa asinnya. Sosis dan nugget menjadi salah satu sumber natrium tersembunyi karena zat tersebut ditambahkan selama proses produksi. Penambahan ini berfungsi sebagai pengawet, penstabil tekstur, dan menjaga kualitas produk, bukan hanya untuk membentuk cita rasa.

Kandungan natrium di dalam sosis dan nugget sering kali luput dari perhatian karena rasanya lebih didominasi gurih dibanding asin. Jika dikonsumsi terlalu sering tanpa memperhatikan jumlahnya, asupan natrium dapat terus bertambah sepanjang hari.

Kebiasaan tersebut dapat meningkatkan risiko hipertensi dalam jangka panjang. Hipertensi merupakan salah satu faktor utama pemicu penyakit jantung, stroke, hingga gangguan ginjal. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa mengurangi konsumsi natrium menjadi langkah penting untuk membantu menjaga tekanan darah tetap terkendali. Konsumsi sodium berlebih tetap berdampak pada kesehatan, bahkan bagi individu yang sehat.

Kandungan Natrium dalam Daging Olahan

Sosis dan nugget termasuk kelompok daging olahan yang umumnya mengandung natrium dalam jumlah cukup tinggi. Natrium ini tidak hanya berasal dari garam, tetapi juga dari berbagai bahan tambahan pangan. Bahan tambahan tersebut meliputi natrium nitrit sebagai pengawet, penyedap rasa yang mengandung natrium, serta senyawa berbasis natrium lainnya. Zat-zat ini digunakan secara luas selama proses pengolahan daging.

Berdasarkan informasi nilai gizi pada berbagai produk di Indonesia, tiap 100 gram sosis atau nugget umumnya mengandung sekitar 400 hingga 700 mg natrium. Jumlah ini belum termasuk pelengkapnya. Saus tomat, saus sambal, atau mayones rata-rata mengandung natrium sekitar 200 hingga 300 mg per satu sendok makan.

Saus penambah rasa tersebut hampir selalu menjadi pendamping saat menyantap sosis dan nugget. Total asupan natrium dalam satu kali makan dapat dengan mudah mendekati atau bahkan melebihi 1.000 mg. Angka ini mencapai sekitar setengah dari batas konsumsi natrium harian yang dianjurkan Kementerian Kesehatan RI, yaitu 2.000 mg per hari.

Konsumsi natrium yang berlebihan membuat tubuh menahan lebih banyak cairan di dalam pembuluh darah. Akibatnya, volume darah meningkat sehingga jantung harus bekerja lebih keras untuk memompa darah ke seluruh tubuh.

Tekanan darah dapat meningkat jika kondisi ini terjadi secara terus-menerus. Dampaknya, risiko terkena hipertensi menjadi lebih besar bagi konsumen. Masyarakat diimbau untuk membiasakan membaca label informasi nilai gizi guna mengetahui kandungan natrium pada setiap produk olahan. Langkah ini penting dilakukan selain hanya memperhatikan rasa makanan.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
farhan-dwi-ramadhan
Author