Cremonese Terancam Degradasi Usai Menang Atas Udinese di Serie A
Klub Cremonese masih tertahan di zona degradasi klasemen Serie A 2025/2026 meski berhasil meraih poin penuh atas Udinese pada pekan ke-37, Senin (18/5/2026) dini hari WIB. Bertanding di Stadion Friuli, Cremonese menyudahi laga dengan skor 1-0 lewat gol kilat Jamie Vardy.
Hasil positif di markas Udinese tersebut dilansir dari Bola belum cukup menyelamatkan I Grigiorossi dari ancaman turun kasta. Skuad asuhan Marco Giampaolo kini tertahan di peringkat ke-18 dengan raihan 34 poin.
Posisi Cremonese tertinggal satu angka dari Lecce yang berada di peringkat aman. Pada pertandingan lain, Lecce sukses mencuri tiga poin setelah mengalahkan Sassuolo secara dramatis dengan skor 3-2 lewat gol penentu Nikola Stulic.
Persaingan sengit demi bertahan di kompetisi tertinggi Italia antara Lecce dan Cremonese bakal ditentukan pada pekan pamungkas, Minggu (24/5/2026). Skenario bertahan bagi Emil Audero dan kawan-kawan wajib menang saat menjamu Como, sembari berharap Lecce kalah atau imbang melawan Genoa.
Penjaga gawang Cremonese, Emil Audero menganggap hasil maksimal di markas Udinese terasa menyakitkan lantaran pesaing mereka juga memetik kemenangan di menit-menit akhir pertandingan.
"Wajar jika terasa menyakitkan, dan memang terasa seperti ini di akhir pertandingan. Tetapi kami memainkan pertandingan yang meyakinkan dalam banyak hal. Tenu saja menyakitkan karena tidak memiliki cita rasa kemenangan yang seharusnya," tutur Emil Audero.
Mantan pemain Sampdoria tersebut menambahkan bahwa ruang ganti timnya sempat diselimuti kekecewaan namun mereka tetap menyadari kerja keras yang telah ditunjukkan di lapangan.
"Yang terpenting adalah menang dan memainkan permainan yang solid dalam hal karakter. Di ruang ganti, kami kecewa tetapi menyadari bahwa kami telah melakukan apa yang harus kami lakukan," lanjut Emil Audero.
Langkah Cremonese dipastikan berat karena Como merupakan tim kuda hitam yang tengah berjuang menembus zona Liga Champions, sedangkan Genoa yang menjadi lawan Lecce sudah dipastikan aman dari degradasi.
"Semuanya masih belum pasti. Lawan berikutnya yang akan kita hadapi sangat kuat dan telah menunjukkan permainan terbaiknya musim ini. Kita tahu kualitas mereka, tetapi pertandingan bisa berjalan berbeda dari yang diharapkan," beber Emil Audero.
Pemain yang memiliki 5 caps bersama Timnas Indonesia itu meminta rekan setimnya untuk fokus pada kekuatan sendiri dan menjaga keyakinan penuh menjelang laga penentu.
"Saya tidak akan membahas perbedaan antara Genoa dan Como; kita perlu fokus pada keyakinan kita sendiri. Kita telah berbicara hari ini, dan mereka yang turun ke lapangan melakukannya dengan penuh keyakinan. Jelas, beban emosional tetap sama bagi kita dan bagi mereka. Kita harus menampilkan performa yang hebat, dan kita akan lihat," tandas Emil Audero.