Citilink Tambah Armada Jadi 43 Unit Hingga Akhir Juni 2026

Share

Maskapai penerbangan Citilink mencatat pengoperasian 43 unit armada hingga akhir Juni 2026, melonjak tajam dibanding periode yang sama tahun lalu yang hanya mencapai 25 unit, sebagaimana dilansir dari Detik Travel. Langkah ekspansi kapasitas ini merupakan bagian dari akselerasi transformasi Garuda Indonesia Group yang mendapatkan dukungan strategis dari Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia). Peningkatan jumlah armada pesawat ini berdampak langsung pada kenaikan frekuensi penerbangan harian sebesar 21 persen pada Semester I 2026, yang mencapai rata-rata 221 penerbangan per hari dari sebelumnya 183 penerbangan pada Semester II 2025.

"Pengoperasian 43 armada hingga akhir Juni 2026 merupakan capaian penting dalam penguatan alat produksi Citilink. Dengan dukungan strategis Danantara terhadap transformasi Garuda Indonesia Group, kami dapat mengakselerasi kesiapan armada dan meningkatkan kapasitas operasional untuk melayani pertumbuhan mobilitas masyarakat," ujar Darsito Hendroseputro, Direktur Utama Citilink.

Penambahan alat produksi ini diproyeksikan bakal memperkuat fondasi perseroan dalam persaingan pasar penerbangan berbiaya rendah (LCC), memperluas konektivitas antardaerah, serta menjaga keandalan layanan operasional secara berkelanjutan. Di samping menambah jumlah unit penerbangan, anak perusahaan Garuda Indonesia ini turut mengaktifkan kembali sejumlah rute yang sempat dihentikan, meliputi Jakarta (Halim Perdanakusuma)-Padang, Jakarta-Pekanbaru, Makassar-Palu, dan Jakarta-Malang.

Jaringan penerbangan Citilink dipastikan akan semakin meluas seiring rencana pengoperasian kembali lima rute dari Bandara Husein Sastranegara Bandung menuju Medan, Palembang, Denpasar, Balikpapan, dan Surabaya mulai 17 Agustus 2026.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
danto-wijaya-kusuma
Author