Christopher Nolan Raih Pendapatan Rekor Melalui Film The Odyssey

Share

Sutradara Christopher Nolan mencetak rekor pendapatan pembukaan global sebesar 257,8 juta dolar AS atau sekitar Rp4,2 triliun pada akhir pekan pertama penayangan film terbaru bertajuk The Odyssey, sebagaimana dilansir dari Detikcom pada tahun 2026.

Pencapaian luar biasa dari film adaptasi puisi epik Yunani kuno karya Homer tersebut sekaligus melampaui rekor debut dari dua karya besar Nolan sebelumnya, yaitu The Dark Knight Rises dan Oppenheimer.

Di pasar domestik Amerika Utara, film bertabur bintang dengan anggaran mencapai 250 juta dolar AS ini sukses mengantongi 120,5 juta dolar AS, menjadikannya film live-action dengan pendapatan pembukaan akhir pekan tertinggi sepanjang tahun 2026 mengungguli film biopik Michael.

Format kamera IMAX 70mm yang digunakan untuk merekam 100 persen adegan menjadi buruan utama penonton hingga tiket dilaporkan terjual habis untuk beberapa pekan ke depan di berbagai belahan dunia, termasuk di BFI IMAX Inggris yang mencatat penjualan 28.000 tiket dalam 24 jam pertama.

Skala produksi yang masif dan menantang ini diakui Nolan sangat menguras energi seluruh tim, sehingga dirinya berencana untuk mengambil jeda selama tiga tahun sebelum kembali menggarap karya baru.

"Saya benar-benar mencapai batas stamina saya, dan saya rasa begitu juga dengan semua orang," ungkap Nolan saat diwawancarai Today.

Nolan menjelaskan bahwa keputusan sulit dalam proses sinematografi ini diambil demi menjaga kualitas penyutradaraan agar esensi dari cerita klasik tersebut dapat tersampaikan dengan baik kepada penonton.

"Maksud saya, ini The Odyssey. Tentu saja prosesnya harus sulit. Kami tidak melakukan pekerjaan dengan benar dalam menghidupkan The Odyssey jika proses pembuatannya tidak terasa sulit," ujar Nolan.

Sutradara peraih Oscar ini juga meyakinkan tim produksi sejak awal bahwa proyek ambisius ini merupakan momen yang tepat untuk memaksimalkan teknologi visual secara penuh.

"Jika kita ingin mewujudkan mimpi memproduksi film utuh dengan cara seperti ini, proyek inilah saatnya. Ini adalah 'The Odyssey'," kenang Nolan.

Di sisi lain, kesuksesan komersial ini sekaligus membuktikan visi Nolan mengenai selera penonton masa kini yang dinilainya lebih menyukai terobosan baru dan keberanian dalam industri sinema.

"Jika Anda benar-benar tertarik pada film dan sejarahnya, satu hal yang pasti terlihat adalah Anda harus berani mengambil risiko untuk bisa sukses. Risiko terbesar dari semuanya adalah justru bermain aman," tegas Nolan kepada New York Times.

Nolan mengkritik kecenderungan studio Hollywood arus utama yang belakangan ini dinilai terlalu cari aman dalam memproduksi karya-karya besar mereka.

"Konsistensi untuk bermain aman itulah yang biasanya tidak berhasil di film-film arus utama (mainstream). Penonton selalu mencari sesuatu yang baru," tutur Nolan.

The Odyssey sendiri menampilkan perjuangan berat karakter Odysseus yang diperankan oleh Matt Damon dalam perjalanan pulang setelah memenangkan Perang Troya, didukung aktor papan atas lain seperti Tom Holland, Zendaya, Anne Hathaway, Lupita Nyong'o, Robert Pattinson, hingga Charlize Theron.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
melinda-putri-handayani
Author