CDC melaporkan lonjakan kasus cyclosporiasis nasional
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) melaporkan lonjakan kasus cyclosporiasis secara nasional pada Selasa 21/7/2026. Lebih dari 4.000 kasus terkonfirmasi baru dicatat setelah departemen kesehatan negara bagian melaporkan angka lebih tinggi dari data federal. CDC juga memantau 7.400 kasus lain yang masih dianalisis.
Jumlah kasus terkonfirmasi kini lebih dari dua kali lipat dibandingkan 1.645 kasus yang dilaporkan pada pekan sebelumnya, kata CDC. Selain itu, CDC menyatakan mengetahui lebih dari 7.400 kasus lainnya memerlukan analisis untuk menentukan apakah termasuk infeksi yang didapat di dalam negeri.
CDC menyebutkan jumlah itu sekitar 45 persen lebih banyak dibandingkan 5.100 kasus suspek yang sebelumnya dilaporkan. CDC juga melaporkan bahwa kasus terkonfirmasi yang didapat di dalam negeri telah melampaui total 3.955 kasus cyclosporiasis yang dilaporkan sepanjang 2025.
Michigan melaporkan 6.571 kasus pada Selasa, dilansir dari Detik Health. Secara keseluruhan, departemen kesehatan di Michigan, Ohio, Indiana, Kentucky, West Virginia, dan New York telah melaporkan lebih dari 8.000 kasus pada musim panas ini.
Laporan CDC menekankan peningkatan jumlah kasus tidak berarti ribuan orang baru jatuh sakit dalam beberapa hari terakhir. CDC menyatakan gejala cyclosporiasis dapat muncul hingga dua minggu setelah infeksi, sementara proses pemeriksaan dan penyelidikan kasus dapat berlangsung berminggu-minggu.
Gejala yang dilaporkan pada infeksi ini meliputi kram perut, mual, kelelahan, kehilangan nafsu makan, demam ringan, muntah, hingga diare, dilansir dari Detik Health.
Penyelidik federal menelusuri sumber selada iceberg yang dirajang dan disajikan di restoran Taco Bell di lima negara bagian hingga ke satu pemasok di Meksiko, dilansir dari Detik Health.
Taylor Farms de Mexico kemudian melakukan penarikan sukarela terhadap selada iceberg yang dipasok dari wilayah Meksiko bagian tengah dan beredar di pasar Amerika Serikat, kata laporan itu.