Bupati Siak Lantik Robi Junipa Jadi Direktur PT Bumi Siak Pusako

Share

Manajemen PT Bumi Siak Pusako (BSP) resmi mengalami pergantian kepemimpinan setelah pelantikan direktur baru untuk masa jabatan 2026-2021 dilakukan di Pekanbaru. Seperti dikutip dari Detik Finance, Bupati Siak Afni Zulkifli memimpin langsung prosesi pengambilan sumpah jabatan tersebut.

Nakhoda baru badan usaha milik daerah (BUMD) yang bergerak di sektor minyak dan gas bumi ini kini dipegang oleh Robi Junipa. Selepas pelantikan, Robi diminta segera bergerak cepat untuk menyelesaikan sejumlah target utama perusahaan.

"Saudara Robi, di hadapan Kepala SKK Migas kita sudah berjanji. Hari ini Saudara telah dilantik, maka detik berikutnya adalah saatnya bekerja keras. Ada amanah besar yang harus ditunaikan agar BSP menjadi perusahaan yang lebih baik," kata Afni.

Menurut Afni, posisi pemimpin di perusahaan daerah ini mengemban tanggung jawab besar dalam menjaga kehormatan wilayah. Perusahaan migas tersebut menjadi salah satu aset kebanggaan bagi masyarakat di Provinsi Riau, khususnya Kabupaten Siak.

"Jabatan ini bukan sekadar posisi. BSP ini adalah marwah anak negeri, warisan para pemimpin terdahulu yang harus kita jaga bersama," ujarnya.

Kondisi industri saat ini diakui membawa tekanan tersendiri bagi operasional perusahaan. Walaupun nilai jual minyak di pasar global sedang melonjak, pengeluaran untuk kebutuhan produksi juga mengalami kenaikan signifikan.

Tantangan lain yang dihadapi BUMD ini mencakup bidang sosial, teknis operasional, hingga pemenuhan modal investasi. Oleh karena itu, kepala daerah merinci tiga fokus kerja yang harus segera dieksekusi oleh jajaran direksi baru.

Langkah pertama yang diinstruksikan adalah perbaikan tata kelola internal agar kinerja korporasi menjadi lebih profesional. Sasaran kedua yaitu merampungkan kewajiban Komitmen Kerja Pasti (KKP) yang melibatkan Pemerintah Kabupaten Siak, Kementerian ESDM, dan SKK Migas.

"Bangun komunikasi yang baik dengan seluruh kementerian dan yakinkan bahwa BSP mampu melaksanakannya," tegasnya.

Fokus ketiga berkaitan dengan akselerasi proyek pemasangan instalasi pipa baru. Langkah teknis ini dinilai krusial demi menghemat biaya operasional sekaligus mendongkrak volume produksi migas agar perusahaan tidak terbebani pengeluaran rutin.

"Jangan menunggu tahun depan. Kita ingin persoalan ini selesai tahun ini agar biaya produksi dapat ditekan dan produksi meningkat," katanya.

Persatuan di lingkungan internal juga menjadi sorotan penting demi kelancaran agenda kerja perusahaan. Afni mengimbau seluruh manajemen hingga sekitar 300 pekerja untuk menyatukan visi dan menghapus ego kelompok.

Seluruh staf diminta memberikan dukungan penuh kepada Direktur Robi Junipa serta Heriyanto selaku Komisaris yang juga menjabat Asisten II Setdakab Siak.

"Tidak ada lagi kubu-kubuan atau kotak-kotakan. Hari ini BSP memiliki nakhoda baru. Semua harus bersatu mendukung kepemimpinan yang baru," tegas Bupati Afni.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
bram-adhitya-santoso
Author