Bupati Pandeglang Lantik Tersangka Kecelakaan Jadi Staf Ahli

Share

Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani melantik seorang tersangka kasus tabrak kerumunan siswa SDN Sukaratu 5, Ahmad Mursidi, menjadi staf ahli bupati bidang pemerintahan, hukum dan politik pada Selasa (26/5/2026).

Pelantikan yang memicu perhatian publik ini dilansir dari Detikcom. Hingga saat ini, pejabat eselon II tersebut dilaporkan belum mulai melaksanakan tugasnya di posisi baru karena mengalami masalah kesehatan.

Kondisi terkini dari pejabat bersangkutan dikonfirmasi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Pandeglang, Asep Rahmat, pada Selasa (2/6/2026).

"Belum masuk sampai hari ini," kata Sekda Pandeglang, Asep Rahmat.

Menurut penjelasan Asep, insiden kecelakaan maut yang melibatkan Ahmad Mursidi terjadi ketika sang pejabat sedang berada dalam masa cuti sakit. Masa cuti tersebut kini telah habis, namun statusnya masih dalam perawatan medis di luar daerah.

"Cutinya sudah habis, tapi Pak Mursidi menyampaikan surat sakit menjalani perawatan di Jakarta, sampai sekarang belum bekerja karena infonya cuci darah seminggu dua kali," kata Asep Rahmat.

Pemerintah daerah beralasan bahwa penempatan pada jabatan baru ini memiliki beban kerja yang lebih ringan dibandingkan posisi lama Ahmad Mursidi di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP). Langkah pemindahan ini diklaim sudah melewati jalur birokrasi yang sah.

"Jadi kami itu hidup bernegara jadi panglimanya aturan, kami juga punya pemikiran yang sama dengan masyarakat, tapi mekanisme harus ditempuh, masalah Pak Mursidi dilantik jadi staf ahli pertimbangan tadi untuk ke pelayanan publik," ucap Asep Rahmat.

Kebijakan ini merupakan bagian dari langkah perombakan jajaran pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pandeglang. Prosesi pelantikan itu sendiri dilangsungkan di Oproom Setda Pandeglang.

Secara keseluruhan, terdapat lima orang pejabat yang mendapatkan posisi baru dalam mutasi tersebut. Empat pejabat lainnya, yaitu Yahya Gunawan Kasbin, Hasan Bisri, Gimas Rahadyan, dan Firmansyah menghadiri acara secara langsung, sedangkan Ahmad Mursidi berpartisipasi melalui sambungan daring.

"Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Pandeglang, kami membutuhkan pejabat yang mampu berlari lebih cepat, bekerja lebih cerdas, dan bergerak lebih kompak. Tantangan ke depan membutuhkan inovasi dan kreativitas," kata Bupati Pandeglang, Raden Dewi Setiani.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
kartika-dewi-anggraini
Author