BUMI dan BRMS ramai ditransaksikan, saham kompak menguat

Share

PT Bumi Resources Tbk (BUMI) dan PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) menjadi sorotan perdagangan sesi I pada Kamis 20 Agustus 2026. Keduanya mencatat penguatan harga di tengah IHSG yang naik 1,47 persen ke 6.487,959.

Per pukul 12.37 WIB, saham BUMI menguat 4,40 persen atau naik 8 poin menjadi Rp190 per saham. BUMI dibuka di Rp184 setelah sebelumnya ditutup pada Rp182.

Sepanjang sesi I, BUMI bergerak pada rentang Rp183 hingga Rp191. Volume perdagangan mencapai 2,12 miliar saham dengan nilai transaksi Rp398,36 miliar dan frekuensi 27.158 kali.

BUMI merupakan perusahaan pertambangan dengan bisnis utama batu bara. Perusahaan memiliki aset pertambangan besar, termasuk PT Kaltim Prima Coal dan PT Arutmin Indonesia.

Pada struktur kepemilikan per 30 Juli 2026, Mach Energy (Hongkong) Limited tercatat sebagai pemegang saham 45,78 persen. Nirwan Dermawan Bakrie dan Anthony Salim tercatat sebagai beneficial owner.

Sementara itu, BRMS bergerak lebih tinggi. Berdasarkan pembaruan data pukul 12.39 WIB, BRMS melonjak 9,60 persen atau 60 poin ke level Rp685 per saham.

BRMS dibuka di Rp650, sedangkan penutupan sebelumnya berada di Rp625. Saham ini sempat menyentuh level tertinggi Rp695 dan terendah Rp650.

Hingga pembaruan tersebut, volume perdagangan BRMS mencapai 572,12 juta saham dengan nilai transaksi Rp387,59 miliar dan frekuensi 28.299 kali.

BRMS berada di sektor barang baku dengan fokus pertambangan mineral, terutama emas. Aset mineral dikembangkan melalui anak usaha seperti Citra Palu Minerals, Gorontalo Minerals, Dairi Prima Mineral, dan Linge Mineral Resources.

BRMS juga memiliki keterkaitan dengan BUMI karena PT Bumi Resources Tbk tercatat memegang sekitar 20,09 persen saham BRMS. Dengan demikian, BRMS memiliki keterkaitan dengan Grup Bakrie melalui kepemilikan BUMI, meski struktur kepemilikan keduanya tidak sepenuhnya sama.

Penguatan BRMS sebesar 9,60 persen tercatat lebih tinggi dibandingkan BUMI yang naik 4,40 persen, sejalan dengan nilai transaksi keduanya yang masing-masing hampir menyentuh Rp400 miliar pada sesi I.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
farhan-dwi-ramadhan
Author