Bruno Bentancor Meninggal Dunia Usai Alami Henti Jantung

Share

Dunia sepak bola Uruguay berduka atas meninggalnya penyerang berusia 22 tahun, Bruno Bentancor, akibat henti jantung pada Kamis, 23 Juli 2026. Kepastian kabar duka tersebut disampaikan secara resmi oleh klub amatir Uruguay, Deportivo Italiano, tempat sang pemain terakhir kali bernaung.

Pemain kelahiran 18 Desember 2003 tersebut mengawali karier profesionalnya di akademi Peñarol hingga berhasil menembus tim utama. Dalam upaya mencari jam terbang, ia sempat membela Everton de Viña del Mar di Chili, serta Rentistas dan Cerro di Uruguay, sebelum akhirnya bergabung dengan Deportivo Italiano.

Beberapa pekan sebelum wafat, nama Bentancor sempat menjadi perbincangan publik di Argentina setelah menjalani sesi uji coba bersama klub Deportivo Riestra di Buenos Aires. Meski uji coba tersebut tidak berlanjut ke tahap penandatanganan kontrak, kehadirannya menuai kontroversi akibat tuduhan pengambilan perlengkapan dan barang dari ruang ganti pemain.

Hingga saat ini, belum ada riwayat medis resmi atau penyakit bawaan yang dikonfirmasi terkait pemicu serangan henti jantung tersebut. Pihak berwenang dan keluarga juga belum memberikan keterangan resmi tambahan mengenai penyebab medis lain di balik kematian mendadak pesepak bola muda tersebut.

Kabar duka ini langsung memicu gelombang ucapan belasungkawa dari berbagai klub, mantan rekan satu tim, dan tokoh sepak bola Uruguay di media sosial. Duka mendalam dirasakan khususnya oleh Peñarol sebagai klub pembina yang memberikan kesempatan awal bagi Bentancor di dunia sepak bola profesional.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
sheila-amara-zahra
Author