BPS Catat Kenaikan Harga Beras di Semua Lini Distribusi Per Mei 2026

Share

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan adanya kenaikan rata-rata harga beras untuk seluruh jenis di semua lini distribusi pada Mei 2026. Lonjakan harga komoditas pangan tersebut terjadi mulai dari tingkat penggilingan, grosir, hingga pedagang eceran.

Data pergerakan harga komoditas ini dilansir dari Bloomberg Technoz pada Selasa (2/6/2026). Selain grafik bulanan yang merangkak naik, perbandingan harga secara tahunan juga menunjukkan pertumbuhan yang signifikan di setiap rantai pasar.

Deputi Bidang Metodologi dan Informasi Statistik BPS Pudji Ismartini memaparkan bahwa kenaikan harga beras di tingkat penggilingan mencapai 0,58 persen secara bulanan (month-to-month/mtm). Jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu (year-on-year/yoy), angka tersebut melambung sebesar 8,10 persen.

"Rata-rata di tingkat penggilingan pada Mei 2026 ini secara bulanan naik 0,58% mtm, dan naik 8,10% yoy," ujar Pudji dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (2/6/2026).

Tren peningkatan ini terus berlanjut hingga ke tingkat pedagang besar. Berdasarkan catatan BPS, harga beras di tingkat grosir mengalami peningkatan sebesar 0,68 persen secara bulanan dan melonjak hingga 6,11 persen secara tahunan.

Kenaikan tersebut pada akhirnya berdampak langsung pada konsumen di tingkat akhir. Para pedagang eceran mencatatkan kenaikan harga beras sebesar 0,38 persen mtm, sementara secara tahunan melesat di angka 4,55 persen.

Pudji Ismartini juga memberikan rincian lebih lanjut mengenai pergerakan harga berdasarkan kualitas beras. Untuk kategori beras premium, harga di pasar tercatat mengalami kenaikan sebesar 0,56 persen secara bulanan, sedangkan grafik tahunannya masih menunjukkan lonjakan tinggi mencapai 12,81 persen.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
farhan-dwi-ramadhan
Author