BNPB Catat 1487 Titik Panas Karhutla di Kalimantan Hari Ini
Badan Nasional Penanggulangan Bencana memantau sebanyak 1.487 titik panas atau hotspot di wilayah Kalimantan pada Kamis (20/8/2026). Lonjakan sebaran hotspot tersebut dipicu oleh periode musim kemarau yang masih berlangsung, sebagaimana dilansir dari Detikcom.
Data pemantauan Satelit NOAA-20 merekam persebaran hotspot paling dominan berada di Kalimantan Tengah dengan total 767 titik. Posisi kedua ditempati Kalimantan Barat yang mencatatkan 560 titik panas.
Wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Timur masing-masing mencatatkan 74 titik panas. Sementara itu, wilayah Kalimantan Utara terdeteksi memiliki jumlah hotspot paling sedikit, yakni sebanyak 3 titik.
"Jumlah tersebut tersebar dengan konsentrasi tertinggi berada di Kalimantan Tengah sebanyak 767 titik, disusul Kalimantan Barat 560 titik. Sementara itu, Kalimantan Selatan dan Kalimantan Timur masing-masing terpantau 74 titik, sedangkan Kalimantan Utara sebanyak 3 titik," kata Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan.
Pemerintah meningkatkan kesiapsiagaan lintas sektor untuk mencegah meluasnya kebakaran hutan dan lahan. Langkah antisipasi dilakukan BNPB bersama pemerintah daerah melalui pemetaan wilayah rawan serta penentuan tindakan penanganan cepat di lapangan.
Penguatan deteksi dini serta pemantauan rutin terus dilakukan oleh pemerintah daerah demi memastikan kesiapan sarana dan prasarana pemadaman. Selain itu, masyarakat diimbau agar tidak melakukan aktivitas pemadaman atau pembakaran di area rawan serta segera melaporkan kejadian kebakaran kepada otoritas setempat.