BNI Sekuritas Merekomendasikan Saham BUMI Pascapelemahan Harga

Share

Analis pasar modal merekomendasikan aksi beli spekulatif untuk saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) setelah emiten grup Bakrie dan Salim tersebut mengalami penurunan harga pada perdagangan terakhir.

Rekomendasi tersebut dikeluarkan menyusul adanya potensi penguatan saham BUMI menuju tingkat batas atas setelah sempat tertekan akibat aksi jual masif oleh investor di Bursa Efek Indonesia.

Dilansir dari investor.id, Head of Retail Research Analyst BNI Sekuritas Fanny Suherman memproyeksikan target harga terdekat untuk emiten pertambangan batu bara ini berada pada kisaran Rp 210 hingga Rp 214 per lembar.

Lembaga sekuritas tersebut menetapkan wilayah beli potensial bagi para pemodal di angka Rp 202 sampai Rp 206 dengan batas pelepasan rugi yang ketat.

"BUMI spec buy dengan area beli di 202-206, cutloss di bawah 200. Target dekat di 210-214," tulis BNI Sekuritas pada perdagangan, Selasa (19/5/2026).

Manajemen risiko berupa tindakan cutloss disarankan bagi para pelaku pasar jika pergerakan harga saham Bumi Resources tiba-tiba merosot hingga di bawah level Rp 200.

Berdasarkan data perdagangan hari Senin (18/5/2026), nilai saham BUMI ditutup melemah sebesar 3,7 persen pada posisi Rp 206 per lembar.

Penurunan tersebut menggenapi akumulasi pelemahan saham BUMI sebesar 2,8 persen dalam sepekan terakhir, 16,9 persen dalam sebulan, serta koreksi sedalam 43,7 persen sepanjang tahun berjalan ini.

Data dari aplikasi Stockbit turut mengonfirmasi adanya tekanan dari pemodal mancanegara melalui catatan aksi jual bersih atau net sell oleh investor asing senilai Rp 16,5 miliar pada akhir sesi perdagangan Senin tersebut.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
yoga-prasetyo-nugroho
Author