BMKG Tetapkan Status Siaga Hujan Sangat Lebat di Empat Provinsi

Share

Badan Meteorologi, Climatalogi, dan Geofisika (BMKG) mengumumkan peringatan dini cuaca ekstrem dengan menetapkan status Siaga dan Waspada untuk sejumlah wilayah di Indonesia pada Sabtu (13/6/2026). Potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang disertai kilat dan angin kencang dipicu oleh kemunculan sirkulasi siklonik.

Prakiraan tersebut didasarkan pada analisis dinamika atmosfer yang mendeteksi adanya sirkulasi siklonik di bagian timur dan selatan Laut Filipina. Sistem ini memicu pembentukan daerah konvergensi serta konfluensi yang membentang dari Samudera Pasifik di timur Filipina hingga ke arah selatan Filipina.

Selain itu, daerah perlambatan angin lain terpantau membentang dari Sumatera Barat hingga Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Laut Jawa, dan Samudera Hindia di barat Lampung. Kondisi serupa juga meluas dari Jawa Tengah hingga Jawa Timur, serta dari Kalimantan Tengah bagian utara hingga Kalimantan Barat bagian utara.

“Di Laut Flores, dari Laut Flores hingga Sulawesi Tenggara, di Laut Maluku, dari Papua Pegunungan hingga Papua, di Papua Tengah dan di Papua Selatan bagian utara,” kata Adelia, Prakirawan BMKG pada Jumat (12/6/2026) seperti dilansir dari unggahan video akun Instagram @infobmkg.

Pertumbuhan awan hujan yang masif di sekitar sirkulasi siklonik dan sepanjang daerah konvergensi tersebut berimbas pada potensi cuaca signifikan. BMKG mengategorikan wilayah terdampak ke dalam dua level ancaman bencana hidrometeorologi, yaitu status Siaga dan Waspada.

Wilayah yang masuk dalam kategori Siaga meliputi Aceh, Sulawesi Utara, Maluku Utara, dan Papua Tengah. Status ini menandakan potensi hujan sangat lebat yang dapat memicu banjir, banjir bandang, serta tanah longsor yang berdampak serius pada aktivitas publik dan infrastruktur.

Sementara itu, status Waspada ditetapkan untuk 24 provinsi lainnya, termasuk Sumatera Utara, Barat, Riau, Kepulauan Riau, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Lampung, Banten, Jawa Barat, Jawa Timur, seluruh wilayah Kalimantan, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Barat, Selatan, Tenggara, Maluku, hingga wilayah Papua Barat Daya, Pegunungan, dan Papua.

“Update peringatan dini cuaca Indonesia berlaku untuk 13 Juni 2026,” ungkap BMKG melalui pernyataan resmi di akun Instagram instansi tersebut pada Jumat (12/6/2026) sebagaimana dikutip dari MomsMoney.

Selain ancaman curah hujan tinggi, BMKG mengeluarkan peringatan dini terkait potensi angin kencang yang diprediksi melanda Kepulauan Bangka Belitung, Bali, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Tenggara, dan Maluku.

Follow publika.id on Google News Follow
Topik Terkait: banjir bencana alam BMKG cuaca
Editors Team
hendra-kurniawan-saputra
Author