BMKG Prakirakan Cuaca Jawa Barat Dominan Cerah Berawan Hari Ini 20 Juli 2026
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan kondisi cuaca di sebagian besar wilayah Jawa Barat dominan cerah berawan pada Senin (20/7/2026). Meskipun sebagian besar daerah memasuk puncak musim kemarau, BMKG mencatat potensi hujan ringan masih dapat terjadi di beberapa wilayah akibat dinamika atmosfer regional.
Kondisi cuaca yang didominasi terik matahari ini berlangsung seiring meluasnya cakupan wilayah kemarau di Indonesia. Masyarakat imbau tetap mengantisipasi perubahan suhu udara mendadak antara siang dan malam hari.
Prakiraan Wilayah dan Kondisi Cuaca Jawa Barat
Berdasarkan rilis resmi BMKG, wilayah Bandung Raya dan sekitarnya diperkirakan mengalami kondisi cerah berawan dari pagi hingga sore hari. Masing-masing kawasan urban hingga pesisir menunjukkan variasi suhu udara yang rata-rata berkisar antara 18 hingga 32 derajat Celsius.
Wilayah Bandung dan Garut
Untuk kawasan Bandung Raya dan Garut, kondisi cuaca diprediksi relatif stabil sepanjang hari. Warga yang mencari informasi "cuaca bandung hari ini" akan mendapati suhu udara pagi terbilang cukup dingin sebelum meningkat pada siang hari.
Wilayah Pesisir dan Pantura
Sementara itu untuk wilayah Cirebon dan sekitarnya di kawasan Pantura, BMKG memprakirakan cuaca dominan cerah dengan tingkat kelembapan yang lebih rendah. Suhu maksimum di area pesisir diperkirakan mencapai 33 derajat Celsius.
Secara nasional, BMKG melaporkan bahwa periode potensi hujan Indonesia sepekan ke depan berada pada rentang 17 hingga 23 Juli 2026. Berdasarkan data dasarian I Juli 2026, peta distribusi curah hujan di wilayah Indonesia menunjukkan dominasi kondisi kering.
Musim kemarau saat ini telah berlangsung di 423 Zona Musim (ZOM) atau sekitar 60,5 persen dari total wilayah Indonesia, mencakup Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Sumatra bagian selatan, serta sebagian Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua.
| Kategori Curah Hujan | Persentase Wilayah (%) |
|---|---|
| Rendah | 72,38 |
| Menengah | 25,99 |
| Tinggi | 1,58 |
| Sangat Tinggi | 0,05 |
Fenomena Bediding dan Imbauan BMKG
Masyarakat di kawasan dataran tinggi Jawa Barat sering mempertanyakan fenomena suhu dingin di pagi hari. Banyak warga bertanya "apa itu bediding kemarau" saat merasakan perubahan suhu ekstrem antara siang yang terik dan malam hingga pagi yang dingin.
BMKG menjelaskan bahwa fenomena suhu dingin saat kemarau merupakan hal wajar karena tutupan awan yang minim, sehingga radiasi panas bumi lepas secara maksimal ke atmosfer pada malam hari. Warga diimbau menjaga kondisi tubuh dan menghemat penggunaan air bersih selama periode musim kering ini.
- Menjaga asupan cairan tubuh untuk mencegah dehidrasi akibat suhu terik di siang hari.
- Menggunakan pakaian hangat saat beraktivitas di luar ruangan pada dini hari hingga pagi.
- Memantau pembaruan informasi cuaca secara berkala melalui saluran resmi BMKG.
BMKG terus memperbarui data dinamika atmosfer untuk mengantisipasi potensi perubahan cuaca mendadak di seluruh kabupaten dan kota se-Jawa Barat.