BMKG Catat Rentetan Gempa Bumi Beruntun Guncang Wilayah Indonesia
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan serangkaian gempa bumi beruntun mengguncang beberapa wilayah di Indonesia pada Jumat, 5 Juni 2026 sejak pukul 02.00 WIB dini hari hingga pagi hari.
Aktivitas kegempaan tektonik dengan skala magnitudo bervariasi tersebut mendominasi wilayah Indonesia bagian tengah dan timur, mulai dari klaster Sumbawa, Jawa, hingga Laut Maluku Utara.
Sistem monitoring realtime BMKG mencatat wilayah Sumbawa menjadi area yang paling sering menunjukkan pergerakan seismik beruntun, disusul pergerakan lempeng di laut Maluku bagian utara serta Kepulauan Talaud.
Sebelumnya, rangkaian aktivitas seismik minor juga dilaporkan terjadi pada hari-hari sebelumnya di awal Juni, termasuk guncangan di Kabupaten Sumbawa pada Rabu, 3 Juni 2026 dan belasan gempa kecil pada Senin, 1 Juni 2026.
Otoritas meteorologi menegaskan bahwa seluruh rangkaian gempa bumi bermagnitudo rendah tersebut dikategorikan sebagai gempa bumi dangkal dan menengah yang dipicu aktivitas sesar lokal serta subduksi lempeng, serta dipastikan tidak berpotensi tsunami.
Hingga saat ini, stasiun geofisika di daerah terus melakukan pengumpulan data makroseismik, dan belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan infrastruktur maupun korban jiwa akibat rentetan guncangan tersebut.
Pihak berwenang menyatakan bahwa data awal terkait indikator gempa bumi ini bersifat dinamis dan memiliki potensi mengalami perubahan sebelum adanya tinjauan lebih lanjut oleh para ahli.
"Informasi gempa bumi dapat berubah dan belum akurat dalam beberapa menit pertama setelah gempa, kecuali telah direvisi atau dianalisis ulang oleh ahli seismologi." ujar BMKG dalam rilis resminya.
Langkah analisis ulang terus dilakukan oleh para ahli seismologi guna memastikan status bahaya maupun dampak struktural yang mungkin ditimbulkan di lapangan.
"Parameter gempa bumi dapat berubah dan boleh jadi belum akurat dalam beberapa menit pertama setelah kejadian, kecuali telah direvisi atau dianalisis ulang oleh ahli seismologi." tulis BMKG pada laporan aktivitas tektonik lainnya.
Masyarakat diimbau untuk tetap tenang menghadapi rentetan aktivitas tektonik minor ini serta selalu menyaring informasi resmi agar tidak terjebak dalam spekulasi atau berita bohong yang tidak berdasar.
| Waktu (WIB) | Magnitudo | Kedalaman | Koordinat Geografis | Wilayah Episenter |
|---|---|---|---|---|
| 04:05:20 | M 2,2 | 28 Km | 8,12 LS – 117,65 BT | Sumbawa Region, Indonesia |
| 03:37:43 | M 2,4 | 130 Km | 8,33 LS – 111,68 BT | Java, Indonesia |
| 03:33:53 | M 2,7 | 26 Km | 1,95 LU – 127,3 BT | Halmahera, Indonesia |
| 03:29:08 | M 3,6 | 8 Km | 8,35 LS – 107,48 BT | Java, Indonesia |
| 03:21:08 | M 3,2 | 24 Km | 2,19 LU – 126,12 BT | Northern Molucca Sea |
| 03:10:26 | M 4,1 | 12 Km | 4,44 LS – 102,67 BT | Southern Sumatra, Indonesia |
| 03:06:56 | M 2,1 | 76 Km | 9,42 LS – 120,07 BT | Sumba Region, Indonesia |
| 02:58:34 | M 3,7 | 13 Km | 10,84 LS – 111,59 BT | South of Java, Indonesia |
| 02:55:27 | M 2,1 | 12 Km | 9,16 LS – 124,17 BT | Timor Region |
| 02:53:51 | M 2,2 | 10 Km | 8,07 LS – 117,76 BT | Sumbawa Region, Indonesia |
| 02:51:19 | M 2,2 | 302 Km | 8,31 LS – 117,29 BT | Sumbawa Region, Indonesia |
| 02:48:12 | M 3,3 | 78 Km | 4,24 LU – 125,13 BT | Talaud Islands, Indonesia |