Blibli Selenggarakan RUPST 2025 dan Catat Pertumbuhan Pendapatan Neto 34 Persen
PT Global Digital Niaga Tbk (Blibli/BELI) menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) untuk tahun buku 2025 di Hotel Indonesia Kempinski Jakarta. Pelaksanaan rapat dari pelopor ekosistem perdagangan omnichannel ini dikutip dari Detik Finance. Dalam rapat tersebut, Perseroan membahas berbagai agenda strategis.
Pembahasan mencakup laporan kinerja sepanjang tahun buku 2025, penguatan profitabilitas, arah pertumbuhan berkelanjutan, serta percepatan integrasi ekosistem Blibli Tiket. Implementasi strategi penguatan marjin, disiplin operasional, dan penguatan fundamental membuat Perseroan mampu menjaga pertumbuhan usaha yang solid. Langkah ini diambil di tengah kondisi pasar yang penuh tantangan serta pelemahan daya beli masyarakat.
CEO dan Co-Founder Blibli Kusumo Martanto mengatakan tahun 2025 menjadi momentum penting bagi pihaknya untuk meningkatkan kualitas pertumbuhan usaha secara lebih terukur dan berkelanjutan.
"Sepanjang 2025, fokus kami bukan hanya mendorong pertumbuhan volume transaksi, tetapi juga memperkuat marjin, meningkatkan monetisasi, memperbaiki efisiensi operasional, serta memperdalam loyalitas pelanggan melalui integrasi ekosistem omnichannel yang semakin matang. Di tengah pasar yang penuh tantangan dan konsumsi masyarakat yang semakin selektif, Perseroan berhasil memperkuat fundamental usaha yang mengarahkan Perseroan ke jalur menuju profitabilitas yang semakin jelas," ujar Kusumo, dalam keterangan tertulis, Jumat (26/6/2026). Integrasi ekosistem omnichannel Blibli Tiket mencatatkan kemajuan signifikan pada tahun 2025. Pendapatan neto konsolidasian Perseroan tumbuh 34% secara tahunan (yoy) menjadi Rp 22,4 triliun.
Kategori elektronik konsumen menjadi pendorong utama pertumbuhan ini melalui volume penjualan smartphone yang lebih tinggi. Faktor lain adalah peningkatan kontribusi usaha institusi serta perluasan jaringan toko fisik. Ekspansi toko fisik diperkuat dengan pembukaan 66 toko baru sepanjang tahun. Per 31 Desember 2025, Perseroan mengoperasikan 265 toko elektronik konsumen, 4 toko elektronik rumah tangga, dan 1 toko fesyen & olahraga.
Perseroan juga mengelola 57 gerai supermarket premium melalui Ranch Market. Selain itu, terdapat 39 home and living experience centers yang dijalankan oleh Dekoruma. Optimalisasi marjin, peningkatan monetisasi, dan efisiensi operasional mendorong laba bruto naik 19% secara yoy menjadi Rp 3,9 triliun.
Struktur biaya juga membaik dengan penurunan rasio beban operasional dari 34,3% menjadi 26,6%. Pemegang saham menerima dan menyetujui laporan tahunan, laporan Direksi, pengawasan Dewan Komisaris, serta penjelasan laporan keuangan yang telah diaudit. RUPST juga menyetujui beberapa agenda lainnya.
Wenang penetapan gaji serta tunjangan anggota Direksi dan Dewan Komisaris tahun buku 2026 diberikan kepada Dewan Komisaris. Dewan Komisaris juga diberi kuasa menunjuk akuntan publik untuk audit laporan keuangan yang berakhir 31 Desember 2026.
Para pemegang saham menyetujui pengangkatan kembali anggota Direksi dan Dewan Komisaris. Rapat menetapkan Imron Hendrata sebagai Komisaris Utama serta Cyrillus Harinowo selaku Komisaris Independen baru. Memasuki tahun 2026, strategi difokuskan pada penguatan posisi kompetitif kategori strategis, perluasan jaringan omnichannel, dan peningkatan kecepatan layanan.
Kinerja positif mulai terlihat sejak kuartal pertama tahun 2026. Pendapatan neto konsolidasian kuartal pertama 2026 tumbuh 67% secara yoy menjadi Rp 7,8 triliun. Laba bruto juga naik menjadi Rp 1,2 triliun dibarengi perbaikan kinerja operasional.
Penguatan skala akan dilakukan pada kategori elektronik konsumen, elektronik rumah tangga, kebutuhan sehari-hari, home & living, serta gaya hidup. Kecepatan pengiriman ditingkatkan lewat otomatisasi dan operasional berbasis kecerdasan buatan (AI).
Integrasi loyalitas lintas platform terus diperdalam melalui Program Loyalitas Terpadu (Blibli Tiket Rewards). Program ini menghubungkan pengguna Blibli, tiket.com, Ranch Market, dan Dekoruma. "Ke depan, kami akan terus memperkuat kualitas pertumbuhan dan menjaga momentum kinerja melalui pendekatan scale what works. With fondasi usaha yang semakin kuat, integrasi ekosistem yang semakin matang, serta fokus pada profitabilitas berkelanjutan, kami optimistis dapat terus menciptakan nilai jangka panjang bagi para pemegang saham dan seluruh pemangku kepentingan," ujar Kusumo.