Kedai Biang Mie Garut Tutup Permanen Akibat Ulasan Negatif
Kedai Biang Mie yang berlokasi di Jalan Terusan Pahlawan Nomor 181, Garut, Jawa Barat, memutuskan untuk tutup secara permanen pada 31 Juli 2026. Penutupan usaha kuliner ini dipicu oleh beratnya tantangan ekonomi serta rentannya bisnis terhadap ulasan di media sosial dan Google Reviews, sebagaimana dilansir dari Detik iNET.
Pengelola kedai menyampaikan permohonan maaf atas kekurangan pelayanan selama beroperasi. Mereka membeberkan bahwa menjaga keberlangsungan usaha di tengah kondisi ekonomi saat ini sangat sulit, mengingat kenaikan harga bahan baku dan tingginya ekspektasi pelanggan.
Pengelola menekankan bahwa standar pelayanan dan penetapan harga yang terjangkau harus berimbang dengan pengeluaran operasional serta gaji karyawan yang layak.
"Penilaian ini kami jadikan contoh bahwa bisnis FnB adalah usaha yang kompleks namun sangat rapuh terhadap perubahan zaman dan penilaian seseorang di sosial media/google review. Sebagai hadiah kecil dari kami, berikut recipe & cooking method biang mie," tulis Biang Mie.
Dalam unggahannya, pemilik kedai turut melampirkan ulasan Google dari seorang konsumen sebulan lalu yang mengeluhkan harga bakmi sebesar Rp 17.000 karena dinilai terlalu mahal untuk ukuran mahasiswa setempat. Keputusan penutupan ini lantas memicu beragam tanggapan dari para pengguna media sosial.
"jahat bgt yg ngasih ulasan, dia mau harga brapa, plis jadi org baik aja soal harga ngapain sampe rating jelek gitu ga mikir apa dampaknya ke usaha gimana," ujar @haidarlingg.
Netizen lainnya menilai bahwa penilaian berbasis ulasan digital kerap merugikan pemilik usaha kuliner independen.
"Bagusnya kalau makanan legend itu gausah pke Google Review deh. Pada gila orang2 kalau kecewa dkit2 ngasi rating jelek. Mudahan2 perlakuan jahatnya berbalik," pendapat @drh.benny_andista.
Proses membangun branding dan riset produk dianggap tidak sebanding dengan ulasan buruk yang diberikan secara tidak bijak.
"Ngebangun usaha itu ga gampang, memutuskan berjualan offline itu ga gampang dan branding juga ga gampang. Yang paling gampang itu menjatuhkan usaha orang, contohnya seperti yang memberi ulasan ini. Ga tau RnD gimana, bahan bahan masakan yang harganya naik terus di jatuhkan hanya karena menurut dia " kemahalan " itupun di harga 17k," kata @kyndlyfe_inbali.
Warganet mengimbau agar konsumen lebih bijaksana sebelum memberikan ulasan negatif kepada para pelaku usaha kecil.
"Sebagai bahan pertimbangan pembeli juga harus bijak kasih review, karena membangun usaha tidak mudah. Jangan asal kasih review jelek usaha seseorang jadi jatuh. Keep strong pelaku usaha 馃敟," tutur @pak.haerde.