Bhayangkara FC Targetkan Kemenangan Melawan PSBS Biak

Share

Pelatih Bhayangkara FC Paul Munster meminta para pemainnya untuk tetap berkonsentrasi penuh menjelang pertandingan pamungkas kompetisi sepak bola kasta tertinggi Indonesia musim 2025/2026. Skuad berjuluk The Guardians tersebut dijadwalkan menjamu PSBS Biak di Stadion Sumpah Pemuda, Lampung, pada Sabtu, 23 Mei 2026 sore WIB.

Motivasi tinggi diusung oleh tim tuan rumah demi menutup kompetisi dengan raihan positif. Berdasarkan informasi yang dilansir dari Bola, Bhayangkara FC saat ini menduduki posisi kedelapan klasemen sementara dengan perolehan 50 poin, sedangkan PSBS Biak berada di dasar klasemen dengan 18 poin dan sudah dipastikan terdegradasi ke Liga 2.

"Ini adalah pertandingan terakhir tetapi para pemain kita semua harus tetap fokus dan mengakhiri musim ini dengan pola pikir yang positif untuk pertandingan ini," ujar Paul Munster, Pelatih Bhayangkara FC.

Munster juga mengharapkan kehadiran para pendukung di stadion untuk memberikan suntikan semangat bagi tim. Pihaknya ingin menyajikan performa terbaik sebagai apresiasi atas dukungan luar biasa suporter sepanjang laga kandang musim ini.

"Semoga para suporter bisa datang untuk membantu dan mendukung kami. Mereka sangat luar biasa tahun ini saat laga kandang. Jadi, kami ingin memberikan kesan yang positif juga untuk besok sore," sambung Paul Munster, Pelatih Bhayangkara FC.

Mengenai skema permainan yang akan diterapkan untuk meladeni PSBS Biak, tim kepelatihan memilih untuk merahasiakannya. Kendati demikian, program latihan mingguan diklaim telah berjalan dengan baik agar seluruh pemain memahami peran masing-masing di lapangan.

"Kami sudah menyiapkan strategi. Saya tidak pernah membocorkan apa yang akan kami lakukan. Kami sudah berlatih dengan baik Minggu ini jadi pemain tahu apa yang harus mereka lakukan," kata Paul Munster, Pelatih Bhayangkara FC.

Ia menambahkan bahwa evaluasi akhir akan dilakukan setelah sesi latihan resmi guna menentukan susunan pemain yang paling siap bertanding. Munster menegaskan bahwa meremehkan lawan di kompetisi Indonesia adalah sebuah kekeliruan besar.

"Kami harus mengakhiri kompetisi ini dengan hasil yang positif. Ini adalah hal paling penting, kami punya strategi. Anda tidak boleh meremehkan tim mana pun di Indonesia karena semua orang selalu berjuang sampai akhir." tutur Paul Munster, Pelatih Bhayangkara FC.

Persiapan akhir tim akan dimaksimalkan melalui beberapa menu latihan sebelum menentukan keputusan final. Pelatih berusia 44 tahun tersebut melihat seluruh pemainnya memiliki ambisi besar untuk diturunkan pada laga esok.

"Kami masih ada sesi latihan resmi. Kami akan melakukan beberapa menu latihan dan setelah itu melakukan evaluasi. Kami akan memainkan pemain yang benar-benar siap. Kita liha besok, semua pemain berjuang dan ingin bermain," lanjut Paul Munster, Pelatih Bhayangkara FC.

Kesiapan senada diungkapkan oleh internal pemain yang menegaskan bahwa target utama tim bukan sekadar menang, melainkan juga mencatatkan catatan tanpa kebobolan. Skuad The Guardians memiliki ambisi memutus tren negatif pertahanan mereka dalam beberapa pertandingan terakhir.

"Meskipun laga terakhir pemain tetap fokus. Target pemain adalah kemenangan dan yang paling pemain berusaha untuk menang dan clean sheet karena kami sembilan kali pertandingan belum pernah clean sheet berturut-turut," ucap Wahyu Subo Seto, Kapten Bhayangkara FC.

Selain fokus pada target pertandingan, kapten tim juga menyampaikan rasa terima kasih mendalam kepada seluruh jajaran yang telah berjuang bersama. Unsur kebersamaan dinilai menjadi modal krusial bagi kokohnya internal klub sepanjang tahun ini.

"Terima kasih untuk semua pemain, pelatih, dan manajemen karena sudah bersama-sama selama satu musim ini untuk bekerja sama. Intinya terima kasih kepada semua yang sudah bekerja bersama Bhayangkara," tutur Wahyu Subo Seto, Kapten Bhayangkara FC.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
tiara-puspita-sari
Author