Total Belanja Turis Asing di Jepang Capai 2 Triliun Yen
Badan Pariwisata Jepang mencatat total belanja wisatawan mancanegara mencapai 2,5096 triliun yen pada periode April hingga Juni 2026. Angka belanja tersebut tumbuh 0,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, seperti dilansir dari Detik Travel pada Rabu (29/7/2026).
Pertumbuhan total belanja turis tetap terwujud meski kontributor terbesar sebelumnya, Tiongkok, mengalami penurunan drastis hingga 48,8 persen. Wisatawan asal Amerika Serikat menjadi penyumbang belanja terbesar dengan nilai 384,8 miliar yen, disusul Taiwan sebesar 363,9 miliar yen.
Indonesia mencatatkan lonjakan pengeluaran wisatawan yang signifikan di Jepang sebesar 40,3 persen menjadi 42,2 miliar yen. Pertumbuhan tinggi ini menempatkan Indonesia bersama negara lain seperti Rusia yang melonjak 62,3 persen dan India sebesar 43,8 persen.
| Peringkat | Negara | Total Belanja (Yen) | Pertumbuhan |
|---|---|---|---|
| 1 | Amerika Serikat | 384,8 Miliar | +8,5% |
| 2 | Taiwan | 363,9 Miliar | +27,9% |
| 3 | Tiongkok | 259,2 Miliar | -48,8% |
| 4 | Korea Selatan | 248,9 Miliar | +12,2% |
| 5 | Hong Kong | 145,2 Miliar | +7,8% |
| 6 | Australia | 105,9 Miliar | +5,9% |
| 7 | Thailand | 71,8 Miliar | +0,3% |
| 8 | Inggris | 68,7 Miliar | +0,4% |
| 9 | Kanada | 68,1 Miliar | +10,4% |
| 10 | Singapura | 60 Miliar | +20,1% |
Sektor akomodasi dan penginapan masih menyerap porsi anggaran terbesar wisatawan dengan nilai 927,8 miliar yen atau 37 persen dari total pengeluaran. Sektor belanja barang menyumbang 673,1 miliar yen, diikuti wisata kuliner sebesar 545,4 miliar yen, transportasi lokal 252,7 miliar yen, serta rekreasi 108,8 miliar yen.
Secara rata-rata global, seorang turis menghabiskan sekitar 244.457 yen selama berlibur di Jepang. Wisatawan asal Meksiko mencatatkan rata-rata pengeluaran individu tertinggi sebesar 514.925 yen per orang, melampaui kawasan Timur Tengah yang mencatatkan 482.836 yen per orang.