Bayern Munchen Tolak Jual Harry Kane ke Barcelona
Klub raksasa Spanyol Barcelona dilaporkan mulai memburu penyerang baru untuk menggantikan Robert Lewandowski, dengan membidik bomber Bayern Munchen Harry Kane sebagai kandidat utama suksesor di lini depan. Langkah Barcelona dalam menyusun daftar incaran striker baru ini dilansir dari Bola, seiring penampilan mengesankan penyerang Timnas Inggris tersebut bersama Die Roten sepanjang musim. Harry Kane baru saja mencetak hattrick saat membantu Bayern Munchen melumat VfB Stuttgart 3-0 pada laga final DFB Pokal, Minggu dini hari WIB, 24 Mei 2026, yang mengawinkan gelar piala domestik dengan Bundesliga.
Pemain berusia 32 tahun itu tercatat mengemas 64 gol dan delapan assist dari 56 pertandingan di seluruh ajang, meskipun laporan lain menyebutkan catatan 61 gol di semua kompetisi bersama Bayern Munchen musim ini.
Selain nama Harry Kane yang dianggap memiliki klausul pelepasan lebih realistis, Diario AS melaporkan bahwa Barcelona juga memantau dua kandidat lain yaitu Julian Alvarez dan Joao Pedro. Namun, keinginan Barcelona dipastikan mendapat hadangan besar karena pihak Bayern Munchen sama sekali tidak tertarik untuk membuka negosiasi transfer terkait striker andalan mereka.
Presiden kehormatan Bayern Munchen Uli Hoeness langsung memberikan penegasan sekaligus sindiran tajam menanggapi ketertarikan raksasa Catalan tersebut kepada Kane. "Harry Kane adalah transfer terbaik yang pernah kami lakukan. Bayern adalah klub yang membeli pemain, bukan menjual," tegas Hoeness kepada Diario AS.
Hoeness kemudian menambahkan pernyataan menohok yang langsung menyita perhatian publik sepak bola di Eropa terkait kondisi finansial Barcelona. "Dia tidak akan pergi, dan Barcelona juga tidak punya uang," sindir Hoeness. Peluang Barcelona untuk memboyong penyerang tersebut semakin sulit mengingat Harry Kane masih terikat kontrak resmi bersama Bayern Munchen hingga 30 Juni 2027.
Di samping itu, sang penyerang dikabarkan sangat nyaman tinggal di Bavaria bersama keluarganya yang stabil dan kini telah menjadi ikon baru bagi publik Die Roten.